Yusuf Muhammad: Di Era Gubernur Seiman, Taman Waduk Pluit Jadi Penuh Sampah

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menyindir bahwa di zaman “Gubernur Seiman”, Taman Waduk Pluit yang terletak di Jakarta menjadi penuh sampah.

“Dulu jadi kebanggaan, kini di era gubernur seiman, Taman Waduk Pluit jadi penuh sampah,” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter-nya pada Selasa, 26 Oktober 2021.

“Jakarta telah mengambil keputusan yang fatal!” sambung Host 2045 itu.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Bamsoet Soal Penyelenggara Formula E, Ferdinand Hutahaean: Duitnya...

Bersama pernyataannya, Yusuf Muhammad membagikan artikel Detik News yang mewartakan kondisi Taman Waduk Pluit saat ini, di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Dikatakan dalam berita yang terbit pada Senin, 25 Oktober 2021 itu bahwa kondisi Taman Waduk Pluit kondisinya semakin memprihatinkan.

Baca Juga: Beberkan Bukti Anies Munafik soal KLB, Guntur Romli: Dulu Sok-Sok...

“Taman terihat kumuh dan banyak kotoran sampah yang berserakan,” demikian tertulis.

Di dalam artikel, terdapat beberapa foto yang memperlihatkan beberapa titik di Taman Wadk Pluit yang penuh sampah.

Ditelusuri Terkini.id di kolom komentar Yusuf Muhammad, nampak beberapa menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga: Beberkan Bukti Anies Munafik soal KLB, Guntur Romli: Dulu Sok-Sok...

“Anies lebih mentingin bikin loyang, sepatu patung, bambu susun, batu tumpuk,” kata @agungrosid***.

“Kinerja seperti itu sok ambisi jadi presiden, Nies … Nies.. ente waras gak,” kata @freewitty.

Sebagai catatan, Waduk Pluit merupakan salah satu proyek infrastruktur andalan Jokowi dalam mengatasi persoalan banjir Jakarta ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dilansir dari Kompas, sebelum 2013, kondisi Waduk Pluit sangat memprihatinkan sebab penuh sampah dan dangkal akibat sedimentasi.

Akhirnya, Jokowi memutuskan untuk merevitalisasi waduk yang dibangun pada 1973 itu.

Selain memindahkan warga yang tinggal di sekitarnya, Jokowi saat itu juga menyulap Waduk Pluit sebagai taman kota melalui PT Jakarta Propertindo yang kala itu masih dipimpin Budi Karya Sumadi.

Namun, Waduk Pluit dinilai tak terawat di era Anies Baswedan. Pada 2019, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan. Susi Pudjiastuti pernah menyinggung kondisi Waduk Pluit yang mengalami pendangkalan.

Pada Januari 2020 lalu, Presiden Jokowi pernah tiba-tiba mengunjungi Waduk Pluit setelah banjir, tanpa didampingi Menteri maupun Anies Baswedan.

Ketika itu Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa ada pesan tersembunyi di balik kunjungan Presiden Jokowi tersebut.

“Secara gestur politik bisa saja ingin menyampaikan pesan bahwa Anies enggak beres menyelesaikan dan mengurai banjir di Jakarta,” kata Pangi ketika itu, dilansir dari Kompas.

“Kan kita tahu bahasa sampai presiden turun tangan itu kan simbol bahwa Anies enggak bisa bekerja maksimal,” lanjutnya.

Bagikan