Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menyampaikan pesan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.
Ia meminta agar para kadrun yang masih bersarang di BUMN dibersihkan daripada menjadi sampah dan benalu negara.
“Tolong kadrun-kadrun yang masih bersarang di BUMN dibersihkan semua daripada jadi sampah dan benalu negara. @erickthohir,” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Bersama pernyataannya, Yusuf Muhammad membagikan berita berjudul “Erick Thohir: 70 Persen Pegawai BUMN Berusia di Bawah 35 Tahun”.
Dilansir berita Kompas tersebut, Erick Thohir mendorong ekosistem anak muda di Kementerian BUMN supaya bisa melakukan transformasi dan mengantisipasi disrupsi.
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
- Shin Tae-yong Pamit: Warisan dan Harapan untuk Piala Dunia 2026
- Eksperimen PSSI: Mampukah Patrick Kluivert Menjawab Ekspektasi?
- Shin Tae-yong Dipecat: Evaluasi Kinerja atau Konflik Tak Terlihat?
Menurut Erick Thohir, transformasi itu dalam bentuk pembenahan efisiensi seperti pada road map yang direncanakan oleh Kementerian BUMN dalam rangka pembenahan dan efisiensi serta efektifitas kerja bisa terwujud.
“Kalau melihat dari data-data pun 70 persen daripada pegawai BUMN itu sekarang di bawah 35 tahun,” ujarnya, seperti dikutip dari Kontan pada Rabu, 15 Desember 2021.
“Nah karena itu kenapa kita dorong keberpihakan kepada leadership muda. Dan ini tidak hanya di direksi saja, di Kementerian pun kita lakukan,” tambahnya.
Salah satu yang didorong oleh Ercik Thohir yakni dengan menerapkan core values Kementerian BUMN, yaitu AKHLAK.
Ia ingin hal ini diterapkan ke seluruh perusahaan untuk mentransformasi kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah menjadi semakin berdaya saing.
Upaya tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan transformasi human capital dan menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta bukan pabrik wacana sehingga dapat menjadi pegangan dalam menyongsong era emas Indonesia pada tahun 2045.
“Yang paling penting justru semua ini adalah punya core values AKHLAK. Karena kita tanpa amanah tidak ada artinya. Karena kita itu berjibaku dengan konflik-konflik setiap hari Conflict of Interest terutama. Nah, AKHLAK itu menjadi pegangan,” kata Erick Thohir.
Selain itu, dalam mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam tubuh perusahaan BUMN, Erick Thohir ingin model rekruitmen human capital perusahaan dititikberatkan pada kualitas atau kompetensi yang sangat dibutuhkan.
“Apalagi kalau kita diisi oleh human-human capital yang juara, sehingga sumber daya alam kita juga punya value di sini,” kata Erick Thohir.
“Jadi hal ini yang penting bagaimana menjadi kunci dan kita lihat inilah yang kita coba tadi menghadapi disrupsi pun kita berubah,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
