2 ASN Langgar Netralitas, Ketua DPRD Minta Pj Wali Kota Rudy Konsisten Tegakkan Aturan

Terkini.id, Makassar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Makassar Rudianto lallo meminta Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin konsisten menegakkan aturan bila ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan politik praktis.

Menurutnya, Kepala daerah harus konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang akan menjatuhkan sanksi tegas, kepada siapapun ASN yang terbukti melanggar netralitas.

“Supaya apa? Supaya ini pembelajaran. Ada undang-undang ASN. Merit sistem yang  sudah dibangun jangan kemudian karena politisasi demokrasi, mengakibatkan ASN keluar jalur,” kata Rudi, Rabu, 2 Desember 2020.

Baca Juga: Vonny Ameliani Tinjau Langsung Pembangunan Jalan di Jeneponto

Menurutnya, apa yang terjadi dengan oknum-oknum ASN yang sudah berproses di KASN. Wali Kota Makassar, harus konsisten menegakan aturan tidak boleh pandang bulu. 

“Karena ini menjadi cerminan, siapapun supaya ada efek jerah kepada ASN tidak bermain-main,” ungkapnya.

Baca Juga: Rapat Perdana, Danny Pomanto Buka Dosa-dosa Pejabat Tak Netral Pilkada...

Diketahui, 2 pejabat Pemerintah Kota Makassar yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas ASN sampai saat ini belum mendapat sanksi. 

Mereka adalah camat Mamajang, Fadly Wellang dan Kepala Puskemas (Kapus) Perumnas Antang, Sulpiah.

Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN) sendiri telah mengirimkan dua surat rekomendasi sanksi kepada Pemkot Makassar. Surat ini diketahui diterbitkan KASN pada tanggal 24 November.

Baca Juga: Dinilai Belum Bisa Terima Kemenangan Danny-Fatma, Pj Wali Kota Makassar...

“Itu akan melalui tahapan kajian, kemudian sanksi apa yang tepat untuk menerjemahkan rekomendasi KASN tersebut,” kata Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

Bagikan