2 Santri Hanyut di Sungai Elo Magelang, 1 Ditemukan Tewas

Terkini.id, Jakarta – Dua orang santri Pondok Pesantren Al-Lu’lu Wal Marjan, Mungkid, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hanyut di Sungai Elo. Kedua korban saat ini masih dalam pencarian.

Koordinator Basarnas Unit Borobudur, basuki mengatakan dua santri itu bernama Fajril (14) dan Balqis (14).

“Dua santri kecelakaan di Sungai Elo, Jam 11 WIB, dapat laporan terus kami respon,” kata Basuki, Rabu 5 Januari 2022 dikutip dari laman detikcom.

Baca Juga: Susur Sungai di Ciamis, 11 Pelajar MTs Harapan Baru Tewas...

Basuki menjelaskan, kronologi berawal saat korban sedang berenang bersama teman – temannya. Tiba – tiba seorang korban tenggelam dan teman lainnya berusaha menolong.

“Korban sedang berenang bersama teman – temannya, tapi tidak tahu kenapa satu orang tenggelam. Temannya menolong, tapi yang menolong jadi ikut,” ujar Basuki dikutip dari laman detikcom.

Baca Juga: Prank Ulang Tahun Berujung Maut, Rian Tewas Saat Keluarga Siapkan...

Pencarian melibatkan tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, Damkar, PMI dan relawan. Basuki menjelaskan pencarian menggunakan perahu karet dengan penyisiran di Sungai Elo.

“Dua santri itu berjenis kelamin laki – laki. Kami gali di pondok benar tenggelam di Sungai Elo,” ujar Basuki dikutip dari laman detikcom.

Korban ditemukan pada pukul 14.14 WIB tadi. Jarak lokasi penemuannya berada di sekitar 200 meter dari titik hanyutnya. Salah seorang di antaranya yakni Fajril telah ditemukan dalam kondisi tewas.

Baca Juga: Prank Ulang Tahun Berujung Maut, Rian Tewas Saat Keluarga Siapkan...

“Diduga saat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sekarang dibawa menujuj RSUD Muntilan,” kata Koordinator Basarnas Unit Borobudur, Basuki, Rabu 5 Januari 2022 dikutip dari laman detikcom.

Operasi pencarian terhadap seorang santri yang hilang tenggelam di Sungai Elo, Magelang, dihentikan sementara. Selanjutnya pencarian akan dilanjutkan besok pagi.

“Sampai dengan saat ini, alhamdulillah baru satu yang ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun di lokasi pencarian, Rabu 5 Januari 2022 dikutip dari laman detikcom.

Saat ini tim masih mencari satu korban lainnya, Balqis (14) yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

AKBP Sajarod menjelaskan, peristiwa itu bermula saat 20 santri melaksanakan kegiatan pembelajaran di alam terbuka.

Sebenarnya, lanjut dia, pengajar ponpes itu sudah melarang santrinya untuk berenang di sungai. Namun, ternyata masih ada santri yang tetap bermain di sungai sehingga terjadi peristiwa itu.

Bagikan