248 Mahasiswa UMS Rappang Ikuti KKN di Desa Bulo Timoreng Sidrap

UMS Rappang
Rektor UMS Rappang

Terkini.id, Sidrap – Sebanyak 248 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Magang III angkatan pertama.

KKN dan Magang Angkatan 1 UMS Rappang 2019 mengangkat tema ‘Universitas Membangun Desa Berbasis Teknologi Informasi.”

Ratusan mahasiswa itu dilepas oleh Rektor UMS Rappang, Dr H Jamaluddin Ahmad SSos MSi, di Audiotorium Zaini Razak kampus UMS Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Kamis, 4 Juli.

Mereka akan ditempatkan di 15 posko di 8 desa/kelurahan di Kecamatan Panca Rijang dengan melaksanakan KKN dan Magang III selama dua bulan.

Ratusan mahasiswa ini terdiri dari berbagai program studi akan ditempatkan di beberapa titik lokasi, seperti di Desa Bulo Timoreng terdiri atas 17 orang, Didampingi Dosen Pendamping Musdalifa Mansur SPt MSi, dan Muh Rusdi SAg MAdm KP.

Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan UMS, Dr H Rustam Efendy Rasyid MPd berharap pelaksanaan KKN angkatan pertama ini bisa memberikan kesan yang baik bagi masyarakat.

“Selain itu para peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah melalui kerja nyata di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Dikatakannya, bahwa orientasi KKN angkatan pertama ini adalah bagaimana upaya mereka untuk menghasilkan satu produk yang bermanfaat bagi masyarakat yakni membangun desa berbasis website desa/simdeskel.

Harapan Rektor UMS Rappang

Sementara itu, Rektor UMS Rappang Jamaluddin Ahmad juga berharap agar seluruh mahasiswa UMS Rappang yang ikuti KKN ini memiliki jiwa kreatif dan inovasi.

“Sehingga program-program apa yang dilaksanakan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dirinya sendiri,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMS Rappang yang di pimpin Ahmad Mustanir SIp MSi.

“Target yang ingin dicapai adalah, bagaimana menelorkan seorang mahasiswa yang mampu menerapkan ilmunya di tengah masyarakat, selama mengenyam pendidikan di kampus UMS ini,” ujar Dosen Pendamping, Musdalifa Mansur.

“Ini merupakan program utama dalam membangun sebuah sistem informasi yang ada desa. Artinya informasi itu penting,” sambungnya,

Tokoh masyarakat setempat, Andi Yunus mengahrapkan adanya informasi cepat melalui internet di desanya.

“Karena apa? Kalau lemah informasi yang diterima masyarakat pedesaan, maka desa tersebut akan ketinggalan informasi. Adanya website masuk desa, itu artinya informasi mengenai desa dapat di akses lewat internet, berarti desa kita dikenal seluruh polosok di Indonesia,” ujar Yunus.

“Kami menucapkan terima kasih dengan adanya KKN UMS Rappang di desa kami. Semoga tercipta kerjasama yang baik dengan masyarakat desa,” tambahnya.

Komentar
Terkini