“Gol pertama Tien Linh dari hasil analisis, bola tinggi mereka cukup lemah. Sang bek kehilangan kesabarannya di beberapa posisi di pertahanan,” ujar Park Hang-seo, dikutip dari suara.com jaringan Terkini.id pada Selasa, 10 Januari 2023.
“Kami mainkan dua penyerang dan menendang bola ke titik jatuh, (kami sengaja) memperebutkan bola di titik-titik ini. Mereka (Indonesia) lemah saat bertahan di ruang belakang pertahanan.” jelas Park.
2. Kekuatan utama terbaca
Selain melihat kelemahan Indonesia, Park Hang-seo juga menyebut kesuksesan Vietnam dalam meredam tim asuhan Shin Tae-yong adalah karena paham kekuatan utama mereka yakni serangan balik cepat.
Alhasil, demi menghindari hal itu, Park menginstruksikan pemain Vietnam untuk bermain sangat agresif di awal laga dan menutup ruang khususnya di sayap yang menjadi pos utama serangan balik skuad Garuda.
“Pada laga leg pertama, kami bermain dengan formasi 3-4-3 dan mendapatkan hasil seri tanpa gol. Setelah itu, kami menganalisis pertandingan dan mengetahui kekuatan utama Indonesia ada di serangan balik,” kata Park usai pertandingan.
3. Tidak mampu mencari solusi untuk menyerang
- John Herdman Rilis Provisional Squad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, 41 Pemain Dipanggil
- Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- Kiper PSM Makassar Masuk Daftar 32 Pemain yang Dipanggil Bela Timnas Indonesia lawan China dan Jepang
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
Di tengah tekanan tinggi yang dilancarkan oleh pemain Vietnam, para pemain Timnas Indonesia nyatanya tidak mampu mencari solusi untuk keluar menyerang atau setidaknya membangun serangan.
Hampir di sepanjang laga, khususnya ketika skor 0-1 untuk keunggulan Vietnam, para pemain Garuda tidak bisa membangun serangan. Bola selalu putus di lini tengah maupun sisi sayap yang dihuni Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.
Dalam beberapa kesempatan, Asnawi bahkan terlihat sangat terisolasi, dimana ketika dia mendapat bola, tidak ada opsi memberikan umpan karena ruang yang di tempati rekan-rekannya ditutup rapat oleh Timnas Vietnam.
Selain itu, umpan serta kontrol bola pemain Timnas Indonesia tidak terlihat baik dalam laga leg kedua semifinal tersebut. Hal itu pun menyulitkan mereka untuk bisa keluar dari pressing tinggi yang diterapkan oleh tim asuhan Park Hang-seo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
