5 Pembalap Satelit Yang Mampu Juara Dunia, Mampukah Fabio Quartararo Juara Dunia?

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Berada dipuncak klasmen sementara MotoGP 2020, Fabio Quartararo akan menjadi orang keenam yang mampu menjuarai MotoGP dengan tim satelit jika mampu konsisten. Gambar/Bola.Skor.com

Terkini.id, Makassar – Fabio Quartararo atau El Diablo saat ini dijagoakan untuk menjuarai gelaran balapan dunia MotoGP.

Klasmen sementara pada MotoGP 2020 saat ini ditempati oleh Fabio Quartararo sehingga banyak orang yakin ia mampu juara dunia dengan tim satelit Petronas Yamaha SRT.

Jika nantinya El Diablo mampu juara dunia di kelas MotoGP maka bukan kali pertama pembalap dari tim satelit yang meraih juara dunia di kelas tertinggi yaitu MotoGP.

Melainkan ia akan menjadi orang ke enam yang mampu meraih gelar juara dunia dengan tim satelit.

Sebab jika kita kembali melihat sejarah MotoGP sudah ada lima orang yang mampu juara dunia dengan tim satelit di MotoGP.

Menarik untuk Anda:

Siapa saja mereka?? Berikut 5 orang yang mampu juara dunia di MotoGP dengan tim satelit seperti dilansir dari channel youtube Starting Grid.

1. Kenny Roberts SR

Kenny Roberts SR merupakan pembalap satelit atau non pabrikan pertama yang mampu meraih gelar juara dunia di kelas tertinggi pada 1978 di GP 500 cc.

Kenny Roberts SR merupakan pembalap asal Amerika Serikat yang membela Yamaha dan menggulingkan dominasi Barry dan Suzuki.

Roberts sukses merebut gelar dunia tiga kali secara beruntun pada tahun 1978 sampai 1980.

2. Marco Lucchinelli

Marco Lucchinelli telah membela tim Suzuki sejak tahun 1976 sampai 1981 pada GP 500 cc.

Ia merupakan pembalap asal Italia yang membela tim satelit yang dipimpin oleh Roberto Gallina, dengan mengendarai motor Suzuki XR35 dengan spek pabrikan.

Meskipun ia mengendarai motor satelit Lucchinelli mampu meraih gelar juara dunia di kelas MotoGP.

3. Franco Uncini

Setelah Lucchinelli memutuskan untuk pindah ke tim pabrikan Honda, akhirnya Franco Uncini mengambil alih posisi atau tempat Lucchinelli di tim satelit Suzuki.

Dan pada saat itu Suzuki masih dipimpin oleh Robert Gallina pada tahun 1982.

Sama halnya Lucchinelli, Uncini yang merupakan pembalap asal Italia juga mengendarai motor Suzuki XR35 dengan spek pabrikan, dan ia berhasil meriah gelar juara dunia pada tahun yang sama.

4. Eddie Lawson

Eddie Lawson merupakan pembalap asal Amerika Serikat.

Setelah berhasil merebut gelar juara dunia di GP 500 pada tahun 1984, 1987 dan 1988 bersama Marlboro Yamaha tim Agustini, Eddie Lawson memutuskan untuk pindah ke tim Rothmams Honda yang merupakan tim non pabrikan atau stalelit pada tahun 1989.

Alasan ia pindah karena menganggap Yamaha kurang serius dalam menangani masalah karburator hingga akhirnya pindah dam bekerja dengan Erv Kamemotor di Honda.

Namun Lawson tidak mendapatkan kontrak langsung dari Honda Racing Corporation sebab timnya merupakan tim satelit.

Dan pada tim pabrikan Honda waktu itu sudah diisi oleh pembalap dari Australia.

Meski begitu Lawson sukses meraih gelar juara dunia di kelas MotoGP 500 cc.

5. Valentino Rossi

Pembalap asal Italia ini berhasil menjuarai GP 500 pada tahun 2000 usai menjuarai GP 125 pada tahun 1997, dan GP 200 pada tahun 1999.

Ia mendapatkan kontrak dari Honda Racing Corporation namun tidak langsung diturunkan ke tim pabrikan.

Rossi justru membela tim satelit Nastro Azzurro Honda yang bertempat di Italia.

Meskipun begitu Rossi mendapatkan dukungan teknis yang mumpuni dari Honda Racing Corporation.

Setelah berhasil juara kedua pada tahun pertamanya, Rossi pun juara dengan tim yang sama pada tahun 2001, dan akhirnya di tahun 2002 ia resmi bergabung dengan Repsol Honda.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

SMK Negeri 2 Barru Raih Juara LKS Tingkat Nasional Bidang Automobile Technology

Tim SPORC Brigade Maleo Bersama Polda Sulbar Tangkap Pengusaha Kayu Tanpa Ijin

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar