6 Janji Manis Mendag dan Kemendag Selesaikan Kelangkaan Minyak Goreng Sebelum Jokowi Berikan BLT Minyak Goreng

6 Janji Manis Mendag dan Kemendag Selesaikan Kelangkaan Minyak Goreng Sebelum Jokowi Berikan BLT Minyak Goreng

R
Ainur Roofiqi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Presiden Jokowi akhirnya memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng senilai Rp 300.000 sebelum Menteri Perdagangan dan Kementerian Perdagangan penuhi janjinya menyelesaikan kelangkaan minyak goreng.

Sebagaimana dilaporkan oleh Tempo.co Februari lalu, Muhammad Lutfi pernah berjanji untuk menormalkan kembali stok minyak goreng premium dan sederhana dalam bentuk kemasan yang sempat terjadi kelangkaan dalam waktu seminggu.

“Saya pastikan seminggu ke depan (stok minyak goreng) akan kembali normal dan paling lambat akhir Februari ini, semuanya normal kembali,” kata Lutfi di Pasar Pabaeng-baeng, Makassar pada Kamis 17 Februari 2022.

Didasarkan pada laporan Tempo.co dalam kurun waktu Februari sampai Maret lalu, ini enam pernyataan serta janji Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

1. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pernah berjanji segera menyelesaikan kelangkaan minyak goreng yang terjadi kepada Presiden Joko Widodo. Dia menuturkan bahwa dirinya tidak mengharapkan kelangkaan tersebut akan terjadi.

Baca Juga

“Saya juga telah berjanji kepada Presiden dengan sekuat tenaga untuk menyelesaikannya,” kata Lutfi dalam rapat kerja dengan Komite II DPD RI, Senin 21 Maret 2022.

2. Muhammad Lutfi berjanji akan memenuhi 280 juta liter kebutuhan minyak goreng masyarakat sebelum Maret.

“Kita membutuhkan 280 juta liter dan sampai Selasa kemarin itu sudah dipenuhi sepertiganya, ada 63 juta liter sudah distribusi dan ini sudah berangsur membaik,” ujar Lutfi.

3. Lutfi memberikan pernyataan mengenai kelangkaan minyak goreng disebabkan adanya permasalahan pada sektor produksi dan pendistribusian minyak goreng di pasaran.

“Karena adanya gangguan dalam operasinya dan kemarin itu sudah mulai beroperasi lagi Selasa kemarin. InsyaAllah semuanya akan membaik,” kata Lutfi.

4. Kementerian Perdagangan memberikan pernyataan mengenai stok, serta masih ditemukan harga minyak goreng tidak sesuai kebijakan harga eceran tertinggi (HET) di berbagai daerah.

“Dengan ketentuan ataupun Permendag yang diterbitkan terakhir kali, saat ini bisa dipastikan ketersediaan minyak goreng akan segera tercukupi,” kata Oke Nurwan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dalam konferensi pers, Selasa 8 Februari 2022.

5. Kementerian Perdagangan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng pada Selasa 1 Februari 2022. Harga eceran tertinggi yang ditetapkan Kemendag pada minyak goreng curah seharga Rp 11.500 per liter, minyak goreng dalam kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, sedangkan yang premium Rp 14.000 per liter.

Meskipun di beberapa daerah harga masih tinggi, namun Oke menerangkan tidak akan terjadi dalam waktu yang lama.

“Tidak akan lama. Memang harga tinggi masih terjadi karena penghabisan stok di beberapa lini, baik di distributor maupun retail-retail lainnya,” kata Oke.

6. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengumumkan ke publik mengenai kebijakan wajib pasok kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation atau DMO) akan dinaikkan dari 20 persen menjadi 30 persen dari volume ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO) dan turunannya.

“Kita akan tetapkan hari ini Rabu 9 Maret 2022 dan akan berlaku besok Kamis 10 Maret 2022. Semua yang akan ekspor mesti menyerahkan domestic market obligation (DMO) 30%,” kata Lutfi dalam Konferensi Pers Kebijakan Minyak Goreng, Rabu 9 Maret 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.