Terkini.id, Makassar – Proses dan tahapan rekrutmen jabatan di lingkungan Pemerintah kota Makassar berjalan tanpa kendala berarti. Sebanyak 73 peserta kini telah menunggu hasil tes asesmen.
Beberapa hari terakhir, pemerintah kota menggulirkan seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama. Rekrutmen ini merupakan kompetisi untuk mencari calon pejabat yang akan mengisi kekosongan 24 JPT Pratama.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan, Prof. Aminuddin Ilmar mengatakan, sejak hari pertama pelaksanaan seleksi pada 15 November lalu tak ditemukan kendala berarti.
Hanya saja, hujan deras yang sempat mengguyur Kota Makassar beberapa waktu lalu sedikit menghambat jadwal pelaksanaan tes asesmen.
“Tes asesmen di hari Selasa agak sedikit terlambat karena hujan deras dan banjir sehingga akses masuk ke Unhas (Universitas Hasanuddin) agak sulit,” kata Ilmar, Kamis, 9 Desember 2021.
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Pemkot Makassar Optimalkan Pengelolaan Sampah, TPA Antang Ditargetkan Beralih ke Sanitary Landfill
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Bidan dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
- Hadiri Celebration Bosowa School, Munafri Tekankan Pentingnya Adab dan Akhlak dalam Pendidikan
- Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Teba dan Kompos di Lingkungan OPD
Ilmar mengatakan hasil tes asesmen tersebut akan diakumulasikan dengan tes-tes yang sudah dilakukan sebelumnya, yakni pemaparan makalah, wawancara, dan rekam jejak.
“Kami menunggu hasil asesmen oleh asesor kurang lebih 3 sampai 4 hari ke depan untuk pengolahan data. Setelah itu kami akan lakukan rapat optimalisasi untuk melihat rekap nilai dari empat tahapan itu. Nanti semua skor digabung, termasuk nilai dari masing-masing anggota pansel sebagai penilai sendiri,” jelasnya.
Jika seluruh nilai masing-masing peserta sudah diperoleh, Pansel akan mengurutkan tiga peserta dengan nilai tertinggi untuk setiap rumpun jabatan yang akan diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian (PPK) dalam hal ini, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Jika tak ada hambatan, kata Ilmar, pihaknya bakal menyerahkan nama-nama tersebut pada 18 Desember 2021 mendatang.
“Setelah itu harus dikonsultasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena rencananya wali kota akan melantik pejabat terpilih sebelum tahun 2021 ini berakhir,” tuturnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan dirinya memiliki pertimbangan tersendiri saat memilih pejabat nantinya. Usai melihat kemampuan para peserta dari hasil seleksi, dirinya juga akan mempertimbangkan loyalitas peserta.
“Itu subjektif memang. Pertimbangan saya pertama tentu loyalitas. Kedua, kemampuan. Harus quick respon seperti cara kerja saya,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
