Abdul Latief Pria Arab yang Siram Istri Pakai Air Keras Hendak Kabur, Ditangkap di Bandara Soetta

Abdul Latief Pria Arab yang Siram Istri Pakai Air Keras Hendak Kabur, Ditangkap di Bandara Soetta

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Polisi akhirnya menangkap Abdul Latief, warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah yang menyiram istrinya dengan air keras.

Istri Abdul Latief, Sarah (21) yang merupakan warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, telah meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengungkapkan pria asal Timur Tengah tersebut ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Ketika itu, kata Septiawan, pelaku Abdul Latief saat hendak melarikan diri ke luar negeri, yakni ke negara asalnya di Timur Tengah.  

Adapun saat ini, Septiawan menyebut pelaku tengah diperiksa intensif oleh aparat kepolisian di Markas Polres Cianjur, Jawa Barat. 

“Pelaku sudah sampai di Mapolres Cianjur, saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Diduga pelaku merencanakan perbuatannya untuk menyiram korban menggunakan air keras, kita akan terus mendalami kasusnya,” kata Septiawan di Cianjur, Minggu 21 November 2021 dikutip dari kompastv.

Septiawan menjelaskan penangkapan terhadap Abdul Latief berhasil dilakukan berhak kerja sama berbagai pihak.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta, untuk memblokir nomor paspor milik tersangka, sehingga dapat memudahkan penangkapan,” ucap Septiawan. 

“Petugas bandara mengabarkan tersangka sedang mengurus keberangkatan ke negara di Timur Tengah.”

Petugas bandara yang menemukan keberadaan tersangka kemudian langsung melakukan penangkapan sambil menunggu petugas dari Polres Cianjur. 

Selanjutnya, tersangka Abdul Latief digelandang ke Mapolres Cianjur guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Sarah (21), warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh Abdul Latief yang merupakan suaminya tersebut, meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Direktur RSUD Cianjur, dr Darmawan saat dihubungi mengatakan, korban saat datang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat terkena siraman air keras hingga mengalami luka bakar lebih dari 90 persen. 

Nyawa korban tak tertolong meski ditangani maksimal oleh tim medis. Sekitar pukul 20.30 WIB korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Kami sudah berencana untuk merujuk korban ke RSHS Bandung karena luka yang diderita lebih dari 90 persen,” kata Darmawan.

“Namun menjelang malam, korban meninggal dunia dan saat ini, jenazahnya masih tersimpan di ruang jenazah RSUD Cianjur guna autopsi.”

Petugas bandara yang menemukan keberadaan tersangka kemudian langsung melakukan penangkapan sambil menunggu petugas dari Polres Cianjur. 

Selanjutnya, tersangka Abdul Latief digelandang ke Mapolres Cianjur guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Sarah (21), warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh Abdul Latief yang merupakan suaminya tersebut, meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Direktur RSUD Cianjur, dr Darmawan saat dihubungi mengatakan, korban saat datang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat terkena siraman air keras hingga mengalami luka bakar lebih dari 90 persen. 

Nyawa korban tak tertolong meski ditangani maksimal oleh tim medis. Sekitar pukul 20.30 WIB korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Kami sudah berencana untuk merujuk korban ke RSHS Bandung karena luka yang diderita lebih dari 90 persen,” kata Darmawan.

“Namun menjelang malam, korban meninggal dunia dan saat ini, jenazahnya masih tersimpan di ruang jenazah RSUD Cianjur guna autopsi.”

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.