Abu Janda: Mereka Ingin Aku Ditangkap Karena Lantang Lawan Radikalisme

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda menanggapi seruan sejumlah pihak yang mendesak agar dirinya ditangkap aparat kepolisian.

Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 27 Januari 2021, Abu Janda menanggapi seruan tersebut dengan membuat sebuah video parodi lagu.

Dalam video parodinya itu, pria bernama lengkap Permadi Arya ini mengambil musik dari lagu ‘Radja’ yang dipopulerkan Band RIF dan mengganti liriknya.

“Karena Abu Janda trending nasional, saya persembahkan lagu NAMAKU ABU JANDA Parodi Lagu Radja – RIF,” cuit Abu Janda.

Mungkin Anda menyukai ini:

Dalam lirik lagu parodinya itu, Abu Janda mengaku bahwa dirinya dibenci dan dimusuhi sejumlah pihak tersebut lantaran kerap menentang intoleransi dan melawan radikalisme di Indonesia.

Baca Juga: Bersyukur Pelapor Abu Janda Dicopot Jadi Ketum KNPI, Denny Siregar:...

“Aku dibenci karna aku vokal menentang intoleransi mereka. Aku dimusuhi karena aku lantang lawan radikalisme kawannya,” tuturnya.

Selain itu, Abu Janda juga menilai sejumlah pihak itu menginginkan dirinya ditangkap karena telah membongkar kasus pemaksaan jilbab yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

“Mereka ingin aku ditangkap karna bongkar kasus pemaksaan jilbab,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelapor Abu Janda Dicopot dari Jabatan Ketum KNPI, Said Didu:...

Sebelumnya, Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul meminta kepada Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma’ruf Amin agar memerintahkan Polri menangkap Abu Janda.

“Kepada YTH Bapak Yai KHMarufAminn. Mohon bapak perintahkan Polisi untuk proses hukum Abu Janda,” cuit Tengku Zul, Selasa 26 Januari 2021 menandai Twitter Ma’ruf Amin.

Menurut Tengku Zul, jika pria bernama lengkap Permadi Arya itu tak diproses hukum maka dirinya khawatir umat Muslim akan marah dan bertindak di luar hukum.

“Kalau tidak saya khawatir, jika tidak diproses, akan ada umat Islam yang marah dan bertindak di luar hukum,” ungkapnya.

Ia pun menilai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan merasa malu di mata dunia lantaran pernyataan Abu Janda tersebut.

“Malu NKRI di mata dunia. Matur Nuwun, Yai,” kata Tengku Zulkarnain.

Dalam cuitannya itu, Tengku Zul juga membagikan foto tangkapan layar cuitan Abu Janda yang menyebut Islam di Indonesia adalah agama yang arogan.

“Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat,” demikian cuitan Abu Janda tersebut.

Bagikan