Acara Yuk Ngaji Makassar “Dehallyusinasi” Sukses Dipadati Kaum Milenial

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini,id. Makassar- Komunitas Yuk Ngaji Makassar, sudah setahun semenjak berdirinya. Komunitas ini diawali dengan duduk-duduknya para pemuda Makassar dari kegalauan. Bentuk cinta pada negeri ia tuangkan dengan dakwah kekinian para pemuda milenials, sehingga dakwah dilakukan dengan cara berbeda, tidak selalu dimaknai dengan kolot/ketinggalan. Bahasa kerennya berdakwah gaya milenial sekarang.

Setelah setahun berjalan, tentu banyak kenangan suka ataupun duka yang dialami. Bangkitnya kalangan ‘hijrah’ di kota Daeng tentu Yuk Ngaji memberikan sumbangsi yang tidak sedikit. Meski terbilang masih baru di Makasar, tapi komunitas ini cukup diperhitungkan bagi kalangan milenial buktinya setiap kali Yuk Ngaji mengadakan even selalu dipadati peserta. Agenda ini pun dilaksanakan diberbagai kota besar di Indonesia. Sama halnya dengan even Akbar spesial di Makasar ini dengan tema “Dehallyusinasi” Pada Ahad, 23 Februari 2020 Pukul, 07.30 sampai selesai bertempat di Ballroom Menara Bosowa Jalan Jendral Sudirman Makassar.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemateri luar biasa seperti, Fuad Naim, Shiffrun, Heri Al-Fatih, M. Irwan Hidayat, Ust. Adi Wijaya, Ust Husain Assadi, Dr. Eng. Arman Kamaruddin, S. T., M.T. Dr. H. Muhammad Azwar Kamaruddin, LC., M.A. dan di pandu oleh Fahmi Syam dan lain-lain. Kegiatan ini juga disponsori oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), dt Peduli, Projeck Dakwah, Hijab Alila, PPA Darul Qur’an dan lain-lain.

Sempat mewawancarai Kordinator Yuk Ngaji Makassar M. Irwan Hidayat ia sangat bersyukur, acara yuk ngaji bisa berjalan lancar tegasnya “Alhamdulillah suatu kesyukuran Yuk Ngaji Makassar bisa menyelenggarakan kegiatan Dehallyusinasi, melihat banyaknya peserta yang hadir semoga menjadi wasilah bagi mereka dalam menuntut ilmu. Adapun harapannya, semoga yuk ngaji menjadi ruang jumpa bagi siapa saja yang ingin belajar dan menambah ilmu Islam secara Kaffah atau wadah bagi pemuda untuk hijrah dan menambah teman. Adanya wadah ini, teman hijrah bisa saling mengingatkan dalam kebaikan. InsyaAllah”. Pungkasnya. (*)

Komentar

Rekomendasi

Pengakuan Driver Ojol yang Videonya Viral Lindungi Makanan dari Disinfektan

Percepatan Penanganan Covid-19, TNI Bantu Distribusikan Alat Pelindung Diri ke Berbagai Daerah

Cegah Korupsi Penanganan Wabah Corona, KPK Terbitkan SE PBJ dan Tempatkan Anggota di Gugus Tugas Covid-19

Upaya Pencegahan Corona, Kades Salohe Kec. Sinjai Timur Bangga Kepada PMI Sinjai

Viral Jemaah Umrah Status ODP Ngamuk Banting Tempat Sampah di Lokasi Karantina

Gotong Royong dengan Zakat, IZI Sulsel dan Bank Sulselbar Salurkan 200 Liter Hand Sanitizer

Corona Semakin Merebak Bupati Bulukumba Akan Isolasi Warga yang Baru Tiba

Program Da’i Penjuru Negeri Sinergi YBM PLN dan IZI Sulsel Tetap Nyalakan Cahaya Iman di Daerah Terpencil

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar