Terkini.id, Jakarta – Achmad Baidowi selaku Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan pernyataannya mengenai koalisi partai Islam di Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Achmad, ide ini merupakan ide yang sangat bagus dalam gambaran, namun juga sulit untuk direalisasikan, dikutip dari CNN Indonesia.
Achmad juga mengatakan, kalau perolehan suara partai-partai Islam di setiap pemilu hanya mentok di angka 30 persen. Perolehan tersebut termasuk dari semua partai Islam seperti PPP, PKS, PAN, maupun PKB.
“[Pada Pemilu 2019], total suara partai Islam itu hanya sekitar 30,05 persen. Artinya memang tidak pernah bisa menyamai suara di [Pemilu] ’99. Maka kemudian kami bisa memaklumi, gagasan terbentuknya poros Islam itu sebenarnya utopia,” ungkap Achmad, dikutip dari CNN Indonesia pada hari Selasa 19 April 2022.
Achmad menyebutkan, bahwa partai Islam sempat memiliki perolehan suara terbesar pada Pemilu 1999. Saat itu, angkanya mencapai 38,8 persen.
- Tanggapi Deklarasi Anies Disambut Kader PPP, Achmad Baidowi: Siapapun Boleh Berwacana
- Sarankan Demokrat Merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu, Achmad Baidowi: Jangan Seperti Orang Hopeless Gitu
- Sarankan Demokrat Tidak Seperti Orang Patah Harapan, Achmad Baidowi: Ikut Saja KIB!
- Holywings Gunakan Nama Muhammad dan Maria Sebagai promosi, DPR Beri Kecaman Keras!
- PPP Menyebut Pernyataan Rocky Gerung Sebagai Pernak-Pernik Kehidupan
Menurut Achmad, perolehan suara partai Islam sangat bergantung dengan perolehan suara partai Islam lainnya, ia menyebutnya sebagai teori gelembung.
“Jadi ibarat balon ditekan di kanan nanti menggelembung ke kiri. Artinya apa apa, kalau suara PPP naik, itu pasti ada suara partai Islam lainnya yang turun,” katanya.
Selain itu, Achmad menambahkan, jika suara partai Islam di Indonesia bisa mencapai 30 persen, maka jumlahnya akan serupa jika mereka mengusung capres.
Disisi lain, kondisi tersebut juga dipengaruhi karena masyarakat Indonesia yang terkenal nasionalis dan religius.
“Jadi bukan sesuatu yang mudah untuk misalkan mengatakan koalisi partai politik Islam. Karena terus terang saja, dalam pertarungan politik di setiap pemilu, suara antara di partai Islam itu saling menggerus satu sama lain,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
