Sarankan Demokrat Tidak Seperti Orang Patah Harapan, Achmad Baidowi: Ikut Saja KIB!

Terkini.id, Jakarta – Menjelang Pilpres 2024 mendatang, DPP PPP Achmad Baidowi sarankan Partai Demokrat agar tidak seperti orang yang patah harapan.

Hal tersebut disampaikan Achmad Baidowi menilai bahwa partai Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY tidak perlu buat wacana baru dengan usulan dekati partai Golkar.

Lantas , menurutnya lebih baik Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN dan PPP.

Baca Juga: Masa Jabatan Anies Baswedan Habis Oktober 2022, Ferdinand Hutahaean Tulis...

“Demokrat jangan seperti orang patah harapan, meski itu sah sah saja. Karena Golkar, PAN dan PPP sudah solid di koalisi. Kalau Demokrat ingin bisa ikut berlayar di Pilpres 2024, ya ikut saja dalam KIB,” katanya.

Selain dari itu, menurutnya, partai-partai dalam KIB sudah solid dan tak mungkin lagi bergerilya apalagi menjajaki komunikasi berkoalisi dengan partai politik lain.

Baca Juga: Airlangga: Koalisi Indonesia Bersatu Bertekad Membuat Masyarakat RI Bisa ‘Kaya...

“Dan KIB memang punya tugas masing-masing untuk mendekati partai lain salah satunya adalah Partai Demokrat. Kalau Demokrat mau bergabung ya ayo! Jangan terkesan seperti orang yang hopeless gitu,” ungkapnya. Dikutip dari Suara. Selasa, 5 Juni 2022.

Lebih lanjut, Awiek menyampaikan, jika ada pihak-pihak kekinian mewacanakan koalisi dengan partai-partai politik dalam KIB, hal itu dianggap sebagai upaya memecah belah.

“Jadi setelah KIB sudah solid dan bisa berlayar mereka mulai membuat wacana baru bahwa Golkar dan Demokrat membuat koalisi baru. Itu kan rencana memecah belah. Dan KIB tidak terpengaruh itu,” tandasnya.

Baca Juga: Airlangga: Koalisi Indonesia Bersatu Bertekad Membuat Masyarakat RI Bisa ‘Kaya...

Sebelumnya, Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution, mengatakan, bahwa Partai Demokrat tidak akan terjebak pada pilihan lingkaran koalisi Pilpres 2024 yang tersedia.

Menurutnya, soal koalisi Demokrat masih memiliki opsi. Terlebih, kata dia, Demokrat memiliki kedekatan dengan Partai Golkar.

Ia mengatakan, kerja sama Demokrat dan Golkar sudah cukup bisa mengusung capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Menurutnya, Demokrat dan Golkar bisa jadi solusi terutama untuk stabilitas politik.

“Kerja sama Demokrat-Golkar dapat menjadi solusi terciptanya stabilitas politik, perbaikan iklim demokrasi dan kembali menggenjot roda ekonomi yang saat ini sedang terpuruk,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengklaim sejarah mencatat bagaimana pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode yang ikut didukung Golkar dan beberapa partai politik lainnya berjalan gemilang.

Menurutnya, kala itu tidak ada polarisasi politik identitas yang mengakar, penegakan hukum mengedepankan profesionalisme, kemudian demokrasi berjalan baik, namun kondisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat tetap tumbuh dan terjaga.

 

Bagikan