Terkini.id, Gowa – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Palang Merah Indonesia (PMI) turut diperingati oleh PMI Sulawesi Selatan secara virtual dengan melakukan ramah tamah bersama PMI se-Sulawesi Selatan, di Markas Besar PMI Sulsel, Jumat 17 September 2021.
Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan beberapa kegiatan yang dilakukan menjelang HUT PMI salah satunya serbuan vaksin yang dilaksanakan di kabupaten/kota bekerjasama dengan KNPI.
“PMI tentu lembaga yang terus memiliki komitmen dan kontribusi terhadap pandemi ini untuk memberikan kontribusi terbaik kita terhadap daerah ini seperti hari ini sampai besok kita melaksanakan serbuan vaksin bekerjasama dengan KNPI,” ujarnya.
Adnan mengaku pada serbuan Vaksin Covid-19 ini, PMI Sulsel mendapatkan jatah 50 ribu dosis vaksin sinovac yang didistribusikan kepada PMI di 24 kabupaten/kota se-Sulsel yang diharapkan mampu membantu pemerintah setempat mempercepat pelaksanaan vaksinasi yaitu 70 persen.
“Untuk mencapai target 70 persen tervaksin tentu dibutuhkan kerjasama semua pihak, begitupun bagi seluruh organisasi yang ada agar bergerak mendukung ini sehingga mampu mengubah pandemi menjadi endemi,” jelasnya.
- Ada yang Panik Adnan Purichta Dukung Hati Damai, Sampai Kerahkan Buzzer Sebar Kampanye Negatif
- Aura Selalu Singgung 'Kegagalan' Gowa, Adnan YL: Mereka Tidak Mau Mengapresiasi Hasil Kerja Keras Masyarakat
- Demi Dukung Hati Damai, Adnan Purichta Ambil Cuti Ikut Kampanye untuk Keberlanjutan
- Kerabat dan Pentolan Tim Adnan Purichta Ichsan Bergerak Menangkan Andi Sudirman-Fatmawati
- Dukung Hati Damai, Istri Adnan Purichta Icsan Komandoi Ribuan Perempuan untuk Husniah-Darmawangsyah
Selain serbuan vaksin, PMI juga melaksanakan donor darah di wilayah yang memiliki unit donor darah, melakukan pelatihan dan pembuatan Eco Enzym serta webinar vaksinasi melindungi masyarakat, mempercepat pelandaian Covid-19.
Ia berharap momentum HUT Ke-76 PMI ini, kader-kader PMI menjadi agen perubahan dan contoh penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat agar mampu meningkatkan kedisiplinan pentingnya prokes.
“Jika kita disiplin Insya Allah tidak ada namanya PPKM karena PPKM dilakukan untuk membatasi gerak masyarakat yang bisa mengurangi risiko penularan Covid-19,” jelasnya.
Pada momentum ini juga, PMI Sulsel melakukan MoU bersama BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kepada para relawan yang bekerja di lapangan karena BPJS ini akan mengcover jaminan kematian dan kecelakaan kerja, dimana ketika terjadi pada salah satu itu maka BPJS akan memberikan santunan kepada ahli waris.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
