Terkini.id – Ferdinand Hutahaean terus melancarkan kritikan terhadap Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta terkait banjir DKI Jakarta.
Dalam cuitan terbarunya, Ferdinand mengungkap Gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, lebih bekerja dibanding Anies.
Menurut dia, netizen ramai mengkritik Anies saat banjir karena pemerintah tidak bekerja keras seperti zaman Ahok saat banjir.
“Zaman Ahok juga terjadi banjir. Tapi mengapa publik dan netizen tidak seriuh ini ribut komentar mengkritik Gubernur? Karena semua melihat @basuki_btp bekerja keras atasi banjir. Normalisasi kali, waduk, pasukan orange siap di mana-mana,” tulis Ferdinand.
Menurut dia, itu yang membedakan dengan Anies.
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
- Tak Dipeduli Pemdes, Rumah Nyaris Rubuh, Kini Terbangun Kokoh, Pasutri Bersyukur Atas Bantuan TNI
- Bupati Paparkan Keberhasilan Pembangunan Jeneponto Saat Terima Rekomendasi LKPJ 2025
“Beda dengan sekarang, nggak kerja tapi klaim berhasil atasi banjir,” ungkapnya.
Seperti diketahui, pemerintah DKI Jakarta sebelumnya menghentikan program normalisasi sungai yang sebelumnya berjalan di era Ahok.
Banjir Atas Izin Allah
Ferdinand Hutahaean juga mengkritik keras pernyataan Anies Baswedan yang menyebut banjir Jakarta pada Sabtu 20 Februari 2021 lalu surut dan kering dalam sehari atas izin Allah SWT.
“Prihatin atas pernyataan gubernur yang bawa-bawa nama Allah soal surutnya banjir,” ucap Ferdinand kepada Senin
Menurut Ferdinand, sebagai manusia beragama dan percaya atas kekuasaan Tuhan tentu meyakini semua yang terjadi ini adalah atas izin Allah.
Ferdinand mengatakan memang tidak ada yang terjadi tanpa kehendak Sang Pencipta. Begitu juga dengan musibah banjir Jakarta dan sejumlah daerah lain yang terjadi baru-baru ini.
“Kita meyakini itu. Termasuk banjir ini juga terjadi atas izin Allah. Jadi kalau Anies hanya bisa komentar bawa-bawa nama Allah, ya sebaiknya tidur saja dan tidak usah bekerja apa pun karena banjir ini juga atas izin Allah,” tutur Ferdinand dikutip dari jpnn.
Lebih jauh, pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini menilai pernyataan Gubernur Anies Baswedan itu justru menandakan dia sudah menyerah menghadapi banjir Jakarta.
“Di sisi lain, saya melihat pernyataan itu sebagai bentuk angkat tangan, kata lain dari menyerah. Tak mampu lagi melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah, akhirnya bawa-bawa nama Allah dan izinnya atas semua yang terjadi. Gubernur yang satu ini benar-benar memalukan,” pungkas Ferdinand.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengklaim sudah mengantisipasi prediksi cuaca ekstrem yang akan melanda Jakarta sampai 24 Februari 2021 mendatang.
Bahkan, katanya, terlihat saat terjadinya banjir pada Sabtu 20 Februari yang surut dalam satu hari.
Menurut Anies, antisipasi tersebut terlihat dari kesiagaan dan kecepatan jajarannya dalam bergerak ketika terjadi hujan yang amat keras sehingga bisa membuat banjir bisa segera surut.
“Alhamdulillah antisipasi itu sudah dilakukan dari kemarin. Atas izin Allah satu hari kering. Kenapa? Karena jajaran dalam posisi siaga. Jadi status siaganya sudah dari kemarin-kemarin,” ujar Anies di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu 21 Februaru 2021 lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
