Terkini.id, Jakarta – Sosial media masih dipenuhi perdebatan terkait keaslian foto pemandangan Gunung Gede Pangrango dari Kemayoran Jakarta Pusat yang diunggah oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Foto tersebut disebut-sebut telah diedit untuk membentuk opini publik bahwa polusi Jakarta telah menurun. Tak ketinggalan, Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean pun memberikan komentar.
Melalui akun instagramnya, Denny Siregar mengunggah ulang foto tersebut namun dengan menambahkan fotonya yang sedang menyeruput kopi.
Ia juga mengganti Gunung Gede Pangrango menjadi Gunung Fuji yang terletak di Jepang.
Di bawah foto tersebut, Denny Siregar menuliskan sebuah sindiran.
“Katanya ini foto dari pemprov DKI. Rasanya kok ada yang ganjil ya?” tulisnya melaui akun instagram @dennysiregar pada Rabu, 17 Februari 2021.
- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
Ferdinand Hutahaean yang juga dikenal mengkritik Pemerintah Provinsi DKI saat ini juga mengunggah sebuah video di akun twitternya @FerdinandHaean.
Video tersebut ia ambil saat menyetir menyusuri jalan di Kemayoran yang menunjukkan suasana hujan dan mendung.
Ia lalu memberikan keterangan singkat “gelap dan lebat.”
Untuk diketahui perbincangan terkait Gunung Gede Pangrango ramai di media sosial setelah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengunggah sebuah foto pemandangan gunung tersebut dari Kemayoran pada Rabu, 17 Februari 2021.
Di bawah foto yang diunggah tersebut tertulis “pemandangan Gunung Gede Pangrango diKemyoran Jakarta Pusat pagi ini, menandakan kualitas udara sedang berish.”
Namun, bukannya mendapat pujian dari warganet, kolom komentar instagram @dinaslhdki justru dipenuhi dengan komentar ketidakpercayaan.
Pasalnya, pemandangan tersebut dianggap tidak biasa.
“Huh? Bertahun-tahun kerja di Wisma Kemayoran depannya Orchad, kagak pernah gua lihat gunung segede gitu. Gunungnya apa masa pertumbuhan?” tulis salah satu warganet
“Jangan bohong min,” tulis seorang warganet tidak percaya.
“Ironis, lembaga yang dibiayai negara bikin hoaks,” tulis salah satu warganet.
“Pakai aplikasi apaan nih buat nyatuin dua foto? Kasih tahu gue dong. Wkwkwk,” tulis warganet lain.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
