Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menyindir Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut anak mudah tak boleh dimanja, apalagi disiapkan karpet merah.
Denny Siregar menyindir soal kehidupan anak Presiden ke-6 Indonesia itu yang menurutnya serba ada sejak kecil.
“Iyalah. Karpet doi sejak kecil warnanya biru, dari beludru, di kawal banyak pembantu, apapun yang diminta pasti tersedia,” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 pada Selasa, 23 Agustus 2021.
“Manja sih nggak. Cuman, semua sudah ada. Gitu aja,” sambung Denny Siregar.
Sebelumnya, AHY mengatakan bahwa upaya meningkatkan daya saing bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh generasi, termasuk generasi muda.
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Dampingi Menteri AHY Serahkan 50 Sertipikat, Pj Gubernur Sulsel: Ini Memberikan Kepastian Hukum
- Konsolidasi dan Temu Caleg, AHY Optimis Demokrat di Sulsel Tambah Kursi DPR RI
- Ke Makassar, AHY Akan Beri Pengarahan ke Seluruh Caleg Demokrat di Sulsel
- Pimpin Rapat Pleno, AHY Sampaikan Agenda Penting Mengenai Pilpres dan Pileg 2024
Ia menyampaikan hal itu dalam pidato kebangsaan yang ditayangkan akun YouTube CSIS Indonesia pada Senin, 23 Agustus 2021.
AHY menekankan, melibatkan generasi muda bukan berarti memanjakan generasi muda, apalagi menyiapkan karpet merah kepada mereka.
Baginya, muda berarti pantang menyerah dan tidak takut gagal karena dalam setiap kegagalan ada pelajaran untuk bangkit, dan besertanya, ada peluang untuk menang.
“Anak muda tidak boleh dimanja, apalagi disiapkan karpet merah,” kata AHY, dilansir dari Kompas.
AHY mengemukakan bahwa yang dibutuhkan generasi muda sejatinya adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa muda adalah kekuatan dalam pemikiran dan perbuatan.
Ia menilai, muda berarti memiliki keberanian untuk melakukan perubahan dan lompatan serta tidak ragu untuk keluar dari zona nyaman, beradaptasi, bekerja keras, menghadapi disrupsi, dan menjawab tantangan zaman.
Namun, hal itu bukan berarti generasi muda dibiarkan tumbuh dan berimajinasi tanpa arah.
“Perlu bimbingan, nasihat dan pengalaman dari para pemimpin, para senior, dan generasi pendahulunya. Bukan dilecehkan, dibungkam, apalagi dimatikan jalannya,” kata AHY.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
