Terkini, Makassar – Wacana pasangan calon tunggal melawan kolom kosong di Pilgub Sulsel 2024, kian menjadi perhatian serius bagi banyak pihak.
Salah satunya adalah, Senator DPD RI Asal Sulsel, Ajiep Padindang. Baginya sangat menyayangkan wacana tersebut muncul, apalagi banyak calon yang berniat untuk maju di Pilgub Sulsel 2024.
“Jika wacana tersebut terjadi, bisa dikatakan sebagai sejarah dan bencana politik di Sulsel,” kata Ajiep, saat menggelar Dialog bertemakan “Ngobrol Politik Untuk Pilkada 2024, di Kota Makassar, Rabu 31 Juli 2024.
Meskipun kata Ajiep sapaan akrabnya, melawan kolom kosong tidak haram, dan sah menurut aturan.
‘Kolom kosong bukan barang haram.
Tapi tidak memberi contoh demokrasi yang baik, karena tidak memberi ruang bagu calon lain” ujarnya.
- Wali Kota Makassar Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pos Kamling Akan Diaktifkan
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Komisi D DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Lunasi Sisa Pembayaran Lahan Stadion Sudiang
- Pemkot Bersama Nusantara--RAPPO Perkuat Kolaborasi Makassar Bersih
- Pemkot Makassar Siapkan PLTSa Rp3 Triliun untuk Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Dia mengungkapkan bahwa pada zaman orde baru, tidak mengenal calon tunggal melawan kolom kosong, karena selalu diciptakan lawan untuk bertarung pada kontestasi politik.
“Bisa-bisanya sekarang partai-partai tidak mengajukan calon, padahal ada kadernya
yang potensial,” ujar Ajiep yang juga Politisi Partai Golkar.
Ajiep menyayangkan, jika Partai Golkar sebagai partai pemenang kedua di Sulsel, ikut-ikutan dalam wacana kolom kosong dan tidak mengusung kader di Pilgub.
Padahal Golkar memiliki empat kader potensial untuk dicalonkan seperti nama, Taufan Pawe, Ilham Arief Sirajuddin, Adnan Purichta Iyl dan Indah Putri Indriani.
“Celakalah Partai Golkar jika tak mendorong kader. Padahal kader sudah tiga tahun mempersiapkan kader di Pilgub Sulsel 2024,” kata Ajiep.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
