Akibat ketidakmampuan OPD, Miliaran DAK Jeneponto Hangus

Kepala Dinas PPKAD Pemkab Jeneponto Armawi Pakihi saat dikonfirmasi di ruangannya,Rabu, 22 Juli 2019

Terkini.id,JenepontoKetidakmampuan beberapa  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jeneponto dalam merencanakan untuk perealisasia Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran tahun 2019 hingga sebanya Rp 10 Miliar hangus.

Kepala Dinas PPKAD Pemkab Jeneponto Armawi Pakihi mengaku ada beberapa kegiatan yang terlambat menyetor administrasi untuk dilakukan lelang.

“Ada beberapa paket kegiatan yang batal tersalurkan sampai dengan batas waktu tanggal 22 Juli 2019, seperti paket irigasi di Bidang Pengairan PU, Ada juga paket di Dinas Perhubungan, dan DAK pengadaan obat,” kata Armawi kepada terkini.id, yang ditemui di ruang Kerjanya, Rabu, 24 Juli 2019.

Menurut Armawi, sejumlah kegiatan itu batal direalisasikan akibat keterlambatan OPD memasukkan administrasi pelelangan,” OPD terlambat memasukkan berkas pelelangan kegiatan itu,”ujarnya

Sementara Kepala Bidang Perbendaharaan, Emil A Makkaraeng mengatakan batas waktu yang di berikan pusat itu tanggal 21 Juli 2019.

Menarik untuk Anda:

“Sebenarnya batas waktunya 21 Juli, tapi karena hari Minggu jadi kita diberi kesempatan Hari Senin, 22 Juli 2019 pukul 24.00 Wita,” katanya.

Ditanya terkait terkait berapa jumlah kegiatan yang batal lelang dan jumlah dana DAK 2019 yang batal untuk direalisasikan, Emil menyampaikan ada beberapa kegiatan Dari Dinas Perhubungan, PU, BKKBN, Rumah sakit.

“Di Dinas Perhubungan yakni, tambatan perahu pagu Rp 674.500.000, Pengadaan mobil  Rp450.000.000, Dinas PU Bidang Pengairan kegiatan Irigasi 10 paket dengan anggaran kurang lebih 300 juta/paket, total angggarannya sekita Rp 2,4 miliar, untuk DAK Kesehatan,pengadaan obat.

BKKBN satu paket pembanguna Kantor UPT DPP KB  Turatea dengan anggaran Rp 150 juta,” kata Emil.

Emil mengaku, miliaran dana alokasi khusus (DAK) yang hangus,”ada sekitar 10 Miliar termasuk sisa tender, dana hangus dari 233 miliar dana DAK tahun anggaran 2019,” katanya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pantau Pemadam Api Lewat Virtual, Bupati Jeneponto Teteskan Air Mata Saat Melihat Kondisi Pasar Karisa

6 Jam Kebakaran di Pasar Karisa Jeneponto, Semua Kios- Lapak Bagian Dalam Hangus

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar