Terkini.id, Jakarta – Pemerintahan Austria pada hari Minggu, 14 November 2021, akan memutuskan untuk mengisolasi atau lockdown orang yang tidak tervaksin Covid – 19 secara penuh.
Diketahui langkah ini diambil pihak Pemerintahan setelah melihat angka penularan kasus terus meningkat setiap harinya.
Meskipun Kanselir Alexander Schallenberg, tidak mengatakan kapan penguncian ini berlaku.
Namun diketahui dua provinsiini yang paling terpukul gelombang infeksi Austria bagian atas dan Salzburg akan memberlakukan tindakan itu sendiri pada hari Senin, 15 November 2021.
“Tujuannya jelas, kita beri lampu hijau hari minggu ini secara nasional untuk mengisolasi (lockdown) orang yang tervaksin,” tutur Schallenberg.
Kondisinya saat ini cukup parah dimana kamar ICU sudah mulai penuh. Menurutnya langkah ini isolasi ini diperlukan. Dilansir dari CNN. Sabtu, 13 November 2021.
“Kita akan ambil langkah ini pada hari minggu secara nasional untuk sembilan provinsi,” katanya.
Shallenberg mengatakan orang yang tidak tervaksin akan menghadapi larangan pada pergerakan hariannya, seperti yang dialami penguncian tahun lalu.
Selain itu, ia ingin menempatkan pembatasan bagi yang yang sudah di vaksin, supaya bisa mendorong orang mau untuk divaksin. Menteri Kesehatan Austria Wolfgang Mueckstein mengatakan petugas kesehatan akan diminta untuk vaksinasi lebih dahulu.
Jika melakukan penguncian wilayah, tentu menjadi pukulan besar bagi ekonomi Austria, yang salah satu sumber pemasukan terbesar dari turis.
Sementara itu Jerman akan mengklasifikasi negara itu sebagai wilayah beresiko tinggi. Memberlakukan karantina pada orang yang datang dari sana. Padahal Austria adalah tujuan popular untuk olah raga musim dingin,
Indeksi yang melonjak di Eropa karena cuaca yang lebih dingin. Belanda juga diperkirakan akan mengumumkan penguncian sebagian selama tiga minggu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
