Masuk

Akibat Ulah Relawan, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu RI

Komentar

Terkini.id, JakartaAnies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI atas dugaan kampanye terselubung yang dilakukan relawan Gubernur DKI Jakarta itu.

Pelaporan Anies Baswedan ke Bawaslu RI tersebut imbas dari ulah relawan P-24 di kota Malang yang menyebarkan tabloid berisi prestasi Anies.

Sekeda diketahui, publik sebelumnya dihebohkan dengan kabar beredarnya tabloid pencitraan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Masjid Al-Amin di Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Bakalankrajan, Sukun, Kota Malang.

Baca Juga: Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang sendiri menduga pendistribusian dilakukan oleh simpatisan.

Lantaran hal itu, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman meminta relawan Anies untuk lebih menahan diri agar tidak menjadikan masjid sebagai tempat kampanye.

Menurutnya, tabloid tersebut sebaiknya diedarkan di tempat umum atau langsung dari rumah ke rumah.

Baca Juga: Anies Baswedan Bakal ke Makassar Sapa Masyarakat Sulsel 10-11 Desember 2022

“Ini bagian dari evaluasi, mungkin akan kami sampaikan ke teman-teman relawan Anies unutk mengerem (tahan). Silahkan ke rumah-rumah warga, tapi untuk di tempat ibadah seperti masjid, jangan dilakukan sebagai ajang sosialisasi,” ujar Fuad pada Rabu 21 September 2022, dikutip dari Beritajatim.com.

Ia pun menduga penyebaran tabloid dilakukan oleh relawan yang tidak terkoordinasi. Ia juga menilai tabloid ini murni gerakan akar rumput yang benar-benar ingin Anies maju di Pilpres 2024.

“Tidak, ini hanya relawan yang tidak terkoordinasi. Tapi untuk aksi di lapangan, itu kreativitas teman-teman saja, dan faktanya banyak dari akar rumput yang sangat menginginkan Anies Baswedan maju pada 2024 (pemilu),” kata Fuad.

Terkait hal itu, Koordinator Nasional Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD) Miartiko Gea pun mengatakan penyebaran tabloid Anies Baswedan tersebut merupakan kampanye terselubung.

Baca Juga: Kantor DPW NasDem Dilempar Telur Busuk Saat Anies di Aceh, PKS: Harus Diusut

Gea pun menilai, aksi relawan Anies itu kurang tepat lantaran tahapan kampanye pemilu masih terbilang jauh. Oleh karenanya, pihaknya melaporkan dugaan kampanye terselubung itu ke Bawaslu RI.

“Hari ini kami melaporkan ke Bawaslu RI tentang dugaan kampanye terselubung Anies, pendukung Anies Baswedan di kota Malang,” kata Gea kepada wartawan, dikutip dari suara.com jaringan terkini.id, Selasa 27 Agustus 2022.

Kornas PD juga menyayangkan dengan peredaran tabloid itu, apalagi disebar di tempat-tempat ibadah. Maka dari itu, Gea berharap Bawaslu segera memproses laporan pihaknya tersebut.

“Kami di Kornas PD, Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi, menganggap ini masuk pada pelanggaran pemilu. Kami kemudian melaporkannya ke Bawaslu RI untuk diproses,” ujarnya. 

Selain itu, kata Gea, pelaporan terhadap dugaan kampanye terselubung relawan Anies Baswedan itu bisa dianggap sebagai pesan untuk tidak melakukan politik identitas. Sebab, hal itu hanya akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ini menjadi ancaman bagi disintegritas bangsa, nah kemudian harusnya kerja-keja politik harus lebih beradab dan lebih etis serta tidak melakukan pelanggaran yang mengarah pada perpecahan bangsa,” ujarnya.