Aksi Joget-joget di Kapal Pinisi Tanpa Prokes, Satgas Raika Larang Beroperasi 5 Hari

Aksi Joget-joget di Kapal Pinisi Tanpa Prokes, Satgas Raika Larang Beroperasi 5 Hari

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Satgas Raika Makassar melarang pengelola Kapal Pinisi di sekitar Pantai Losari beroperasi selama lima hari ke depan. 

Hal itu menyusul pelanggaran prokes yang terjadi di atas kapal tersebut beberapa waktu lalu. Di atas kapal tersebut tampak tak ada jaga jarak dan terjadi aksi joget-joget

Plt Kasatpol PP Makassar, Muh Iqbal Asnan mengatakan pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada pengelola Kapal Pinisi tersebut. Selain dilarang beroperasi, protokol kesehatan juga harus dilengkapi.

“Kami larang operasional selama 5 hari. Kami minta mereka untuk buat semacam standar penerapan protkes di kapalnya, kemudian mereka ajukan ke kami,” kata Iqbal, Selasa, 14 September 2021.

Iqbal menegaskan, pengelola Kapal Pinisi tersebut mesti membuat standar protokol kesehatan sebelum beroperasi. Setelah itu, harus melaporkan ke Satgas Raika.

“Sekian orang yang boleh berdasarkan perhitungan jarak. Begini standarnya apa segala macam, jadi 5 hari dulu. Kita hitung sama-sama kita cari akumulasi sama-sama 5 hari tidak operasi. Kami akan izinkan walaupun lewat 5 hari kalau belum punya standar protkes di atas kapal itu kita juga tidak akan bisa jangan dilaksanakan dulu karena beresiko,” jelasnya.

Mantan Kadishub Makassar itu menjelaskan bahwa larangan beroperasi selama lima hari ini bukanlah sebuah hukuman, melainkan upaya meminimalisir risiko yang bisa ditimbulkan.

“Tidak usah karena mereka setuju untuk hentikan operrasional dulu selama belum menemukan formulasi yang tepat untuk penerapan protokol kesehatannya. Jadi 5 harilah ke depan kita akan evaluasi,”ungkapnya.

Tak lupa Iqbal memuji pengelola Kapal Pinisi yang kooperatif memenuhi panggilan Satgas Raika. Sehingga koordinasi dan pencegahan bisa segera dilakukan.

“Izin surat panggilannya pagi dilayangkan sudah sholat subuh kita teken, sedangkan dia datang hari ini. Dia juga kooperatif penanggungjawab Pinisi, mungkin juga dari keterangannya saya sampaikan bahwa kondisi ini kan mereka ini untuk lestarikan budaya,”pungkasnya.

Pengelola Kapal Pinisi, Akbar Zulkarnaen mengaku kejadian tersebut akan dijadikan pelajaran ke depan untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan.

“Memang terjadi kekhilafan pada saat kejadian berita kemarin sehingga memang ini jadi pelajaran buat kami bagaimana bisa lebih sigap dalam menerapkan dan  melaksanakan prokes di kapal kami,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa peristiwa viral itu terjadi Jumat lalu. Kapalnya disewa untuk acara ulang tahun.

“Karena dari tinjauan kemarin itu terjadi tamu selesai makan pada saat hendak pulang, dan juga akhirnya juga karena mendengar lagu spontanistas terjadilah seperti di video,” terangnya.

Ke depan, lanjutnya, pengelola akan menutup sementara layanan Kapal Pinisi itu sembari melengkapi protokol kesehatan yang menjadi saran Satgas Raika.

“Sesuai dengan BAP dari pak kasat bahwa 5 hari ini kita akan cek ulang alat kita. Sekarang sudah ada aplikasi PeduliLindungi. Mungkin kita akan terapkan bahwa ketika tamu naik kita cek dulu, itunya sebagai persyaratan,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.