Dukungan Bahtiar Baharuddin ini juga tak lepas dari potensi dan kontribusi Huadi yang turut memberi dampak pada realisasi pajak daerah, khususnya pajak air tanah yang mengalami peningkatan cukup pesat dalam dua tahun terakhir di Kabupaten Bantaeng.
Data dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, realisasi pajak daerah dari target Rp53,2 miliar lebih, mampu terealisasi Rp52,9 miliar lebih atau mencapai 99,45 persen.
BPS juga merilis pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bantaeng, meningkat hingga 15,45% untuk tahun 2022.
Bantaeng berada di jejeran enam besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Lima daerah lainnya yaitu Halmahera Tengah (102,31%), Morowali Utara (36,42%), Morowali (28,21%), Sumbawa Barat (24,14 %) dan Halmahera Selatan (21,34%).
“Ini semua daerah tambang. Hanya Bantaeng yang tidak memiliki tambang,” kata Plt Kepala BPS Bantaeng, Mushawwir Arman dalam keterangannya yang diterima wartawan, Senin (6/3/2023).
- Pj Gubernur Sulsel dan Rektor Unhas Teken MoU Penanganan Stunting
- Ngopi Bareng Jurnalis dan Kepala OPD, Pj Gubernur Sulsel: Pentingnya Keterbukaan Informasi
- Pj Gubernur Sulsel Siapkan Karpet Merah untuk Investor, PT Citaglobal Ingin Bangun Pembangkit Listrik
- Direktur PSKBA Kemensos Serahkan 3.000 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sulsel
- Ikuti Instruksi Presiden, Pj Gubernur Sulsel Tegaskan Tak Ada Tenaga Honorer Dirumahkan Karena Efisiensi Anggaran
BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulsel pernah diraih oleh Kabupaten Luwu Timur pada 2010 dengan capaian 13,19 persen. Capaian ini terjadi berkat industri pertambangan yang ada di Sorowako.
Selain Luwu Timur, Kota Makassar pernah mencapai angka tertinggi laju pertumbuhan ekonomi sebesar 10,52 persen pada 2009 silam. Kabupaten Maros pada 2011 silam juga menyentuh 11,24 persen.
Sementara jika dilihat dari sisi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Bantaeng didorong oleh pertumbuhan di sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Perkebunan dan sektor industri.
“Sektor industri ini adalah sektor industri rumahan, UMKM dan industri makanan minum. Termasuk juga industri smelter,” papar Mushawwir.
Sementara itu, Direktur PT. Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP), Lily D. Candinegara dalam kesempatan lain meyakinkan kehadiran Huadi akan memberikan dampak terhadap masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
