Alasan Harga Mobil di Kalla Toyota Lebih Mahal dari Diler Lain

Sebagai bentuk komitmen peningkatan pelayanan kepada pelanggan, Kalla Toyota kembali menghadirkan layanan servis mudah dan murah di bulan suci Ramadan mendatang. / Effendy Wongso

Terkini.id, Makassar – Beberapa waktu terakhir, banyak pertanyaan yang muncul tentang harga kendaraan yang dijual Kalla Toyota cenderung lebih tinggi dari kendaraan yang dijual di diler lain.

Pertanyaan tersebut seiring dengan cukup tingginya angka pembelian mobil khususnya merek Toyota dari luar Sulsel.

Hal itu terlihat dari cukup banyaknya kendaraan yang berseliweran di Kota Makassar, dengan plat B (beli mobil di daerah Jakarta).

Informasi dihimpun, para pembeli kendaraan dari ibukota tersebut merasa selisih harganya lebih murah bahkan bisa sampai Rp 10 juta hingga Rp 20 juta dibanding dengan kendaraan yang dijual di Sulsel.

Pembelian mobil dari luar bahkan cenderung ilegal tersebut, sebenarnya juga berisiko.

Hal seperti itu yang dialami sejumlah warga di Parepare dan Sidrap, yang telah menjadi korban penipuan oknum sales Kalla Toyota. Sejumlah korban yang memesan kendaraan harus menderita kerugian puluhan juta lantaran kendaraannya belum datang sementara sudah menyetor uang.

Mengapa harga kendaraan di Kalla Toyota cenderung lebih mahal?

General Manager Kalla Toyota, Fery Irawan, mengungkapkan beberapa alasan yang perlu diketahui para pembeli tentang harga yang cenderung lebih tinggi tersebut.

Apa saja itu?

1. Mobil Lebih Terjamin

Menurut Fery, harga kendaraan Kalla Toyota sebenarnya sudah normal. Justru yang menjual di bawah harga normal itu yang patut dipertanyakan.

“Harga itu sudah sesuai kisaran harga yang direkomendasikan oleh pusat. Jadi Astra Toyota itu selalu memberikan suggested price, dan kita selalu mengikuti itu. Paling angka di belakang komanya saja yang beda,” katanya saat menggelar konferensi pers pada 8 Mei 2019 lalu.

Menurut dia, yang perlu dipertanyakan adalah mengapa oknum penjual kendaraan tidak resmi itu cenderung murah.

“Itu karena mungkin mereka cari unit-unit mobil keluaran tahun lalu, atau 2018 sehingga murah,” katanya.

2. Biaya Balik Nama dan Pengiriman

Selain itu, komponen lain yang mempengaruhi harga adalah biaya pengiriman, bea balik nama kendaraan bermotor, hingga BBM.

3. Investasi Bangun Gedung

Dia juga menjelaskan, perusahaan seperti Kalla Toyota harus mengeluarkan investasi besar untuk menjamin perusahaan bisa dipercaya.

“Kita membangun gedung, sewa tanah untuk mendirikan showroom di daerah-daerah, sementara mereka (agen kendaraan tidak resmi) tidak punya,” katanya.

4. Harus Menggaji Karyawan

Feri menambahkan, perusahaan sepetri Kalla Toyota juga harus membayar banyak karyawan.

“Kita membayar hingga 1.700 karyawan, sementara mereka cuma membayar hingga 5 orang tenaga,” katanya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bisnis

Fuso Kembali Pimpin Penjualan Truk di Sulselbar

Terkini.id, Makassar -- Pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Sulawesi Selatan membuat bisnis penjualan kendaraan truk meningkat.General Manager Operation Officer PT Bosowa Berlian Motor (BBM),