Terkini, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri kegiatan fun run 5 kilometer (5K) yang digelar BPJS Kesehatan bersama Universitas Hasanuddin dalam rangka program “BPJS Kesehatan Masuk Kampus”, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dalam kesempatan itu, Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi sinergi antara BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin yang dinilai mampu mendorong terciptanya kampus sehat di Kota Makassar.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sehingga keterlibatan mereka dalam kampanye promotif dan preventif kesehatan menjadi sangat penting.
“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dan Unhas ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh program kampus sehat di Indonesia, khususnya di Makassar,” ujar Aliyah.
- Jejak Satgas TMMD Ke128 di Tanah Turatea, Merajut Harapan, Hadirkan Kepastian Ekonomi Warga Pelosok Desa
- UMI Masuk Tiga Besar Kampus Terbaik di Makassar Versi SINTA 2026, Prof Hambali: Buah Ketulusan Sivitas Akademika
- Daftar Kampus Terbaik di Makassar Versi SINTA 2026, UNM Peringkat Kedua
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
- RS UIN Alauddin Resmikan Kerja Sama Pelayanan dengan BPJS Kesehatan
Ia menambahkan, penerapan pola hidup sehat sejak masa perkuliahan dapat membantu menekan risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes di masa mendatang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, serta Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa.
Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa program “BPJS Kesehatan Masuk Kampus” merupakan bagian dari upaya memperkuat keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui semangat gotong royong.
“Iuran BPJS itu semangatnya gotong royong. Yang sehat membantu yang sakit. Untuk itu kami ingin masuk ke kampus-kampus agar kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya perlindungan kesehatan semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, Jamaluddin Jompa menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dengan mendorong seluruh mahasiswa memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus sehat.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab BPJS, tapi tanggung jawab kita semua untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kesehatan, khususnya di kalangan mahasiswa,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
