Terkini.id, Jakarta – Di tengah ancaman penularan wabah virus corona atau corona virus disease (Covid-19), anggota Komisi IX Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan seluruh stakeholder bersama pemerintah Sulsel untuk memikirkan kemungkinan penerapan skenario PSBB di Sulsel.
Hal ini melihat kondisi Sulsel dengan temuan kasus Corona terbesar d luar pulau Jawa.
“Sulawesi Selatan berada di zona merah, untuk mencegah kasus semakin meningkat, tidak ada jalan lain selain membatasi ruang gerak masyarakat secara massif,” ujar Aliyah Mustika Ilham kepada terkini.id, Jumat 10 April 2020.
Untuk itu, kata dia dibutuhkan penanganan khusus, agar ketika skenario PSBB diterapkan, seluruh elemen benar-benar siap.
Masih kata ketua BKMT Kota Makassar ini, untuk memutus rantai penularan virus covied 19 maka PSBB perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu diharapkan Gubernur Sulsel secepatnya mengirimkan surat permintaan PSBB ke kementrian kesehatan RI untuk segera dilakukan evaluasi dari segi epidemiology , sosial, ekonomi, keamanan dan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat dan lain-lain.
- Aliyah Mustika Jabat Plt Ketua DPC Demokrat Makassar
- 15 Tahun Jabat Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali Mundur dan Jabat PLT Dirut PD Parkir
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Fraksi Demokrat Ubah Komposisi AKD di DPRD Sulsel
- Demokrat - Gerindra - PKS All Out Menangkan Andi Sudirman di Pilgub Sulsel
“Penting difikirkan kondisi terburuk, sehingga ketika hal itu terjadi, kita benar-benar siap untuk melaksanaan. Tak ada salahnya, sedia payung sebelum hujan,” tegasnya.
Untuk itu, kesiapan data harus lengkap dan valid. Dengan pendataan yang baik tentunya estimasi anggaran terkait kebutuhan masyarakat terdampak dapat tercover dengan baik.
Untuk pendataan yang cepat, akurat, dan sistematik, dibutuhkan menggunaan berbagai unsur pemerintahan dari RT/RW, kelurahan, hingga Provinsi untuk menyiapkan data masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Bantuan yang diberikan, wajib tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat terdampak yang luput dari pendataan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
