Alumni Polbangtan Gowa 2019 dinyatakan kompeten pada Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian

Sertifikasi Penyuluh Pertanian bagi Alumni Polbangtan Gowa

Sebanyak 129 Alumni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Tahun 2019 yang mengikuti sertifikasi kompetensi penyuluh pertanian yang diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Penyuluh Pertanian (LSPP) Kementerian Pertanian dinyatakan “kompeten”. Kamis (15/08).

Ketua pelaksana sekaligus Kepala Tempat Uji Kompetensi (TUK) Polbangtan Gowa Drs. Syamsuddin, M.Pd menyebutkan jumlah asesor sebanyak 15 orang yang telah ditetapkan oleh LSP Pertanian Kementerian Pertanian. Sementara jumlah peserta uji sertifikasi sebanyak 129 orang. “Terdiri dari alumni prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) dan prodi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH)” ujarnya.

Syamsuddin menjelaskan, sertifikasi berlangsung selama 3 hari yang terdiri dari 6 unit kompetensi, yaitu penyusunan programa penyuluhan pertanian, penetapan materi penyuluhan, pembuatan media penyuluhan, penggunaan metode penyuluhan, pelaksanaan evaluasi penyuluhan serta pengkajian.

Dr. Syaifuddin, MP, selaku Direktur Polbangtan Gowa dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya dilakukan asesmen ini adalah untuk membuktikan bahwa alumni Polbangtan Gowa telah terbukti mampu melaksanakan seluruh komponen yg harus dilakukan seorang penyuluh.

Selain itu, Syaifuddin, mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian institusi untuk membekali alumni dengan Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) yang menjadi kewajiban setiap institusi pendidikan pada saat melepas alumninya. Sebelum menutup kegiatan ini, mengutarakan 5 hal keuntungan yang didapatkan seseorang ketika mengikuti sertifikasi, yaitu : kepercayaan diri meningkat, mampu mengetahui ukuran kemampuan diri, dapat meningkatkan akses untuk mengembangkan diri, menjadikan seseorang lebih bermanfaat bagi orang lain dan menambah produktivitas kerja.

Sementara itu, koordinator asesor Dr. Bambang menyatakan bahwa rangkaian kegiatan asesmen ini mencakup tiga kegiatan utama, yaitu pra asesmen (pengisian form-form permohonan asesmen dan asesmen mandiri), proses asesmen (verifikasi barbuk dan ujian tulis, wawancara dan unjuk kerja) terhadap 6 unit kompetensi, serta keputusan asesmen. Dan Alumni Polbangtan Gowa T.A 2019/2020 keseluruhan dinyatakan “kompeten’.
Lanjut katanya, bahwa tugas asesor adalah ingin melihat sejauhmana para asesi dengan instrumen yang dimiliki dengan memperlihatkan barbuk dan porto folio, selanjutnya mengimplementasikan kepada masyarakat.

“Keputusan asesmen dari asesor terhadap masing-masing asesi berupa rekomendasi “kompeten” yang akan diteruskan ke BNSP untuk penerbitan sertifikat,” ujar salah satu assesor yang melakukan asesmen bagi peserta sertifikasi kompetensi. (MUZ).

Berita Terkait
Komentar
Terkini