Anak-Anak di Makassar Kerap Kecanduan Game Online, Ini Upayanya

Bermain game online.

Terkini.id — Sejumlah anak di Makassar, Sulsel masih kecanduan game online. Game online ini bahkan merusak anak lantaran tak bersekolah hingga melakukan pencurian.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, DPPPA Makassar, Achi Solaeman di Jalan Sembilan Makassar.

Menurut Achi berdasarkan pemetaan yang ada saat ini, masih mendapati sejumlah anak yang kecanduan game online. Bahkan game online ini membuat anak anak kerap berbuat kriminal.

“Yang beda adalah masing masing Kecamatan punya permasalah sendiri. Berdasarkan hasil pemetaan dari DPPPA Makassar, hampir anak anak kecanduan game online yang mengakibatkan melakukan pencurian bisa jadi tetangganya karena ingin bermain game online,” kata Achi, Senin 21 Oktober 2019.

Anak anak yang kecanduan game online diantara usia 12 hingga 18 tahun. Hal ini dianggap membahayakan lantaran ia tak bisa konsentrasi sekolah lagi akibat kecanduan game online.

“Termasuk dewasa, bukan hanya anak anak. Cuman bahayanya anak anak karena ia tak bisa bersekolah dengan konsentrasi karena ingin terus bermain game online, bayangkan kalau ia seharian bermain game dan kapan belajarnya,” jelasnya.

Selain game online, anak anak di Makassar juga masih ada yang terlibat narkoba hingga minuman keras. Penyebabnya adalah karena faktor lingkungan hingga ekonomi.

“Kami temukan anak berusia sekolah putus sekolah masih banyak, karena faktor linngkungan kedua karena faktor ekonomi. Tapi lingkungan paling utama,” terangnya.

DPPPA Makassar sendiri kini telah melakukan pemetaan terkait permasalahan anak di Makassar. Pihaknya saat ini melakukan pengembangan Kelurahan hak anak dengan melibatkan semua stakeholder di masyarakat.

“Upayanya kita akan pengembangan Kelurahan layak anak, semua stakeholder yang terlibat, kita lakukan pemetaan dan penanganan anak bisa dilihat,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Lewat Program Setara Digital, MDV Kembangkan Industri Kreatif di Kalangan Disabilitas

6 Startup MDV Wakili Makassar di Kompetisi Nasional Digital Valley

Hamzah Ahmad Ceritakan Pengalamannya Selama Menjabat Dirut PDAM Makassar, Dililit Utang Rp450 Miliar

Pilwali 2020, 2.297 Petugas Bawaslu Makassar Terjamin BPJamsostek

Gelar Rapat Koordinasi, Panitia HBH Ikatek Unhas Matangkan Persiapan EMU 2020

Sudah Diberlakukan 5 Tahun, Perda KTR Masih Butuh Sosialisasi, Ini Alasannya

Bawaslu Makassar Limpahkan Dugaan Pelanggaran None ke KASN

Soal Calon Pendamping, Deng Ical Tunggu Hasil Survei Bulan Januari

Ini Penyebab Calon Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar Tidak Lulus Berkas

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar