Andi: Mereka yang Bawa Agama ke Ranah Politik Itu Boleh, Kalau Pendukung Anies Mereka Bilang itu ‘Politik Identitas’

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga menanggapi berita disalah satu media yang memberitakan 1.500 emak-emak dan Ulama di Sumatera Utara yang melakukan doa bersama untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Andi pun menyindir dengan menuliskan kalau mereka yang bawa agama ke ranah politik itu boleh, tapi kalau kelompok Islam yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mereka bilang itu ‘politik identitas‘, politisasi agama.

Andi melanjutkan, mereka framing kalau nasionalis itu bisa religius, tapi kelompok religius itu tidak bisa nasionalis, jelas jahatnya.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Soal Istri Ferdy Sambo: Sudah Hitam Wajahnya...

Hal ini Andi sampaikan di akun media sosial Twitternya @AndiSinulingga pada hari Jumat, 24 Juni 2022.

Andi juga memposting link berita dari media Kumparan.com dengan judul berita ‘1.500 Emak-emak dan Ulama di Sumut Doa Bersama untuk Ganjar Maju Pilpres 2024’

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Curiga Istri Ferdy Sambo Palsu: Hitam Wajahnya...

“Kalau mrk yg bawa agama ke ranah politik itu boleh, tapi kalau kelompok Islam dukung Anies mrk bilang itu politik identitas, politisasi agama.” tulis Andi Sinulingga.

“Mrk framing kalau nasionalis itu bisa religius, tapi kelompok religius itu tdk bisa nasionalis. Jelas jahatnya!!,” sambungnya.

Dilansir dari Kumparan.com dengan judul berita ‘1.500 Emak-emak dan Ulama di Sumut Doa Bersama untuk Ganjar Maju Pilpres 2024’ yang terbit 23 Juni 2022, link berita yang diposting Andi Sinulingga

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Curiga Istri Ferdy Sambo Palsu: Hitam Wajahnya...

Sejumlah ulama dan ribuan orang yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar zikir akbar dan doa bersama untuk Ganjar Pranowo agar terpilih sebagai Presiden 2024-2029.

Menurut Korwil Mak Ganjar Sumut, Nour Wahyuni, (44), kegiatan itu merupakan salah satu ikhtiar di bidang spiritual agar Gubernur Jawa Tengah itu lancar dalam mengikuti kontestasi Pilpres 2024, dan sukses menjadi presiden Indonesia ke depannya.

“Kegiatan ini ikhtiar Mak Ganjar Provinsi Sumut agar Bapak Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024,” kata Nour dalam sambutannya di Lapangan Jalan Garu 1, Kelurahan Sitirejo, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumut, Kamis (23/6/2022).

Nour meyakini apabila Ganjar menjadi Presiden Indonesia, pribadinya akan tetap berlandaskan sifat Nabi Muhammad SAW, yakni Siddiq (Jujur), Amanah (Bisa dipercaya), Fathanah (Cerdas/Pandai) dan Tabligh (Menyampaikan).

Sebab, Ganjar dianggap sebagai seorang muslim yang taat, dekat dengan ulama dan peduli dengan rakyat. Menurut Nour, sifat baik Ganjar itu akan membawa Indonesia lebih baik.

“Sehingga ke depan Indonesia menjadi negeri yang ‘Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbhun Ghaffur’,” ucapnya.

Menurut Nour, acara dihadiri sekitar 1.500 orang, termasuk emak-emak perwakilan dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi, konsolidasi dan komunikasi, demi memperkukuh keberadaan relawan Mak Ganjar di Sumut.

“Saya harap Indonesia akan lebih baik lagi di bawah kepemimpinan beliau Bapak Ganjar,” imbuhnya.

Ulama karismatik dari Sumut, Tuan Guru KH. Syahnan, menjadi pemimpin zikir dalam acara tersebut. Ia turut mendoakan Ganjar agar lancar dan sukses menjadi Presiden Indonesia ke depan.

Dia berharap ketika Ganjar menjadi Presiden dapat terus bersama ulama dalam ikhtiarnya, dan dapat membantu semua ulama, khususnya yang berada di Sumut. 

“Kami doakan semoga Pak Ganjar menang,” ucapnya.

Sementara Tuan Guru KH. Mohammad Al Bantany, menjadi pemimpin doa dalam acara itu. Ia juga berharap Ganjar terus berani menegakan kebenaran, merealisasikan aspirasi rakyat dan ulama, serta terus membela kaum muslim agar nyaman dan tenang dalam menjalankan ibadahnya.

“Harapan kita Pak Ganjar enggak sakit, sehat terus jasmani dan rohani. Sehingga dia terpilih untuk menjadi presiden,” ujarnya.

Penceramah dalam kegiatan itu adalah Ustaz Jefri Zal. Ia turut mengajak peserta doa bersama dan zikir agar Ganjar menjadi Presiden Indonesia.

Dalam acara ini diadakan pula santunan kepada anak yatim. Secara simbolis diberikan Nour setelah acara dilaksanakan. Turut memeriahkan acara berupa penampilan marawis dari ibu-ibu majelis taklim.

Bagikan