Terkini, Makassar– Debat kedua Pilgub Sulsel 2024, menyajikan debat panas antara Calon Gubernur Andi Sudirman Sulaiman (ASS) dengan rivalnya, Danny Pomanto, terkait kelanjutan pembangunan Stadion Barombong di Makassar.
Dalam debat yang berlangsung di Hotel Claro, Minggu 10 November itu, ASS mengungkapkan keraguannya setelah menyoroti kondisi serapan anggaran Pemkot Makassar yang disebut sering memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) cukup besar.
Menurut ASS, tingkat Silpa yang tinggi pada anggaran belanja Pemkot Makassar menunjukkan lemahnya daya serap dalam belanja pembangunan.
Hal ini, menurutnya, bisa menjadi penghambat bagi Danny Pomanto jika terpilih nanti untuk mengemban proyek besar seperti Stadion Barombong.
“Saya melihat serapan anggaran Pak Danny masih menunjukkan Silpa yang besar. Itu artinya belanja pembangunan tidak maksimal. Bagaimana bisa kita percayakan proyek besar seperti Stadion Barombong yang butuh Rp500 miliar, padahal untuk proyek jembatan saja butuh waktu 10 tahun dan belum rampung,” kata ASS dalam debat di Makassar, Minggu 10 November 2024.
- Kisah Bupati Lutim: Menunda Kuliah, Jadi Sopir, Lalu Raih Cumlaude
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
Selain Stadion Barombong, ASS juga mengomentari wacana pembangunan Stadion Mattoanging, yang diharapkan menjadi markas baru bagi klub sepak bola PSM Makassar.
Meskipun pihaknya, kata ASS, sudah berupaya melelang proyek tersebut dua kali, namun pembangunan stadion itu belum dapat diwujudkan hingga masa jabatannya berakhir.
Dalam pernyataannya, ASS juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel kepada PSM Makassar. Ia mencontohkan bantuan sebesar Rp1,7 miliar yang diberikan Pemprov Sulsel kepada PSM setelah tim tersebut berhasil memenangkan Liga 1.
“Kita selalu memberi apresiasi, bahkan hingga Rp200 miliar untuk setiap PON. Namun, saya tetap meragukan kemampuan pihak lain untuk menyelesaikan pembangunan stadion, mengingat proyek jembatan saja masih tertunda,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
