Terkini, Makassar — Perumda Air Minum Kota Makassar terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui pendampingan hukum Kejaksaan.
Salah satu agenda yang kini mendapat perhatian adalah rencana pengadaan meter air untuk menunjang pelayanan pelanggan sekaligus menjaga pendapatan perusahaan.
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, mengatakan pihaknya kembali meminta advice dari Kejaksaan terkait proses pengadaan meter air tersebut.
Hal itu disampaikan Andi saat membuka kegiatan penyuluhan hukum dan penerangan hukum bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kamis (20/8/2026).
Menurut Andi, ketersediaan meter air memiliki kaitan langsung dengan pelayanan kepada pelanggan.
- Polres Jeneponto Perketat Pengamanan di Seluruh SPBU, Antisipasi Isu Kelangkaan BBM dan Antrian Panjang
- SPBU Labuaja Bone Sempat Diwarnai Perselisihan, Pertamina Pastikan Layanan Kembali Kondusif
- Jadwal Pemadaman Listrik di Gowa 11 September 2026 Malam Ini, Cek Daftar Lokasinya
- Octopus Robotic Competition 2026, Ajang Membanggakan Siswa Ranu Harapan Raih Juara Dua
- Atasi Antrean BBM, Wali Kota Makassar Cek Langsung SPBU dan Temukan Dua Nozzle Tak Berfungsi
Meter dibutuhkan untuk mengganti perangkat yang hilang atau rusak, mengganti meter pelanggan yang telah berusia lebih dari lima tahun, sekaligus memenuhi kebutuhan sambungan pelanggan baru.
“Sekarang ini sedang berlangsung kita minta advice lagi untuk pengadaan meteran. Kalau tidak jalan, kita pasti mengalami penurunan pendapatan dari sisi pelanggan,” kata Andi.
Ia menjelaskan kebutuhan meter air di lingkungan Perumda Air Minum Kota Makassar mencapai sekitar 30 ribu unit. Namun, pengadaan tidak dilakukan sekaligus.
Pada tahap awal, perusahaan merencanakan pengadaan sekitar 5.000 unit meter. Setelah meter tersebut terpasang dan dilakukan evaluasi, pengadaan berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan perusahaan.
Keterbatasan ketersediaan meter juga berdampak terhadap pelayanan calon pelanggan. Sejumlah calon pelanggan belum dapat segera dilayani karena perangkat meter belum mencukupi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
