Anggap TKA Cina Masuk Indonesia Wajar, Teddy Gusnaidi: Kenapa Diframing Negatif?

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Teddy Gusnaidi menilai bahwa masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina adalah hal yang wajar sebab negara itu memiliki investasi di Indonesia.

Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI) itu memberi contoh perbandingan bahwa apabila Arab berinvestasi di Indonesia, maka wajar pula jika TKA Arab yang datang.

Sebaliknya, apabila Indonesia berinvestasi di negara lain, maka Tenaga Kerja Indonesia juga dapat berkerja di negara tersebut.

Baca Juga: Waduh! Fadli Zon Dilaporkan Karena Pernyataan ‘Invisible Hand’ UU Ciptaker

“Ketika yang investasi dari China, maka TKA china yang datang. Ketika yang investasi dari Arab, maka TKA arab yang datang,” kata Teddy Gusnaidi melalui akun Twitter-nya pada Senin, 17 Mei 2021 

“Sama seperti kita berinvestasi ke negara lain, maka yang ke sana Tenaga kerja dari Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Penghapusan Mural Dinilai Anti Kebebasan, Teddy: Menghapus kan Bagian dari...

Oleh sebab itu, Teddy Gusnaidi mempertanyakan mengapa masuknya TKA yang merupakan urusan bisnis itu dipandang negatif.

“Kenapa di-framing jadi negatif? Padahal ini urusan bisnis,” kata Teddy dengan menambahkan tagar ‘sakit’.

Seperti diketahui, masuknya TKA Cina ke Indonesia memang kembali sering dibicarakan akhir-akhir ini.

Baca Juga: Penghapusan Mural Dinilai Anti Kebebasan, Teddy: Menghapus kan Bagian dari...

Dilansir dari Tempo.co, 110 TKA Cina dikabarkan masuk ke Indonesia menggunakan pesawat carter pada 13 Mei 2021.

Salah satu pihak yang mengkritik hal ini yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

“Lagi-lagi TKA digelar karpet merah oleh pemerintah. Ini sangat mencederai rasa keadilan buruh indonesia,” kata Presiden KSPI, Said Iqbal pada Sabtu, 16 Mei 2021, dilansir dari Tempo.

Bagikan