Terkini.id, Luwu – Sejumlah warga yang tinggal di pesisir Pantai di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, mengaku waspada setelah munculnya angin Puting Beliung di perairan Teluk Bone, Rabu 2 Januari 2019, sekira pukul 07.35 WITA.
Sejumlah warga mendatangi dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Balambang Desa Raja untuk menyaksikan dan mengabadikan fenomena tersebut.
Seorang warga Desa Raja, Fitri, dan keluarganya menyaksikan langsung penampakan angin puting beliung ini.
“Kondisi pagi tadi memang terjadi awan gelap seperti mau hujan, dan muncul beberapa kali angin puting beliung yang terlihat jauh dengan membentuk garis menjulang tinggi di atas laut,” ujar Fitri, Rabu 2 Januari 2019.
“Kami resah dan takut, terlebih adanya informasi cuaca buruk dari BMKG dan terjadinya bencana di mana-mana. Jadi, saat ini kami tetap siaga,” tambahnya.
- Asmo Sulsel Dukung JAMDA 1 HAI Sulawesi TRABAS 2026, Angkat Potensi Wisata Luwu
- Pemprov Sulsel Alokasikan Rp278 Miliar Preservasi Jalan, Akses Luwu--Toraja--Palopo Jadi Prioritas
- UMKM dan Hotel Bergeliat di Luwu, Efek Turnamen Domino Menpora Cup
- Alfamart Edukasi UMKM dan Jaring Produk Lokal di Luwu
- Salman Al Farisi Dukung Gubernur Sulsel untuk Evaluasi Proyek Tambang Emas di Luwu
Warga lain yang tinggal di Desa Pammesakkang, Andi Hasjidil juga mengaku menyaksikan adanya fenomena alam ini.
“Puting beliung, sangat jelas dari kejauhan,” ujarnya.
Andi Hasjidil mengaku fenomena ini hanya beberapa saat dan tidak mencapai perkampungan warga sehingga dilaporkan tidak ada kerugian materi dan korban.
“Puting beliung muncul sangat jelas terlihat, tetapi tidak sampai di daratan dan sampai saat ini belum ada informasi akibat atau dampak yang ditimbulkan terutama di laut,” lanjutnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar dalam siaran persnya menuturkan, prakiraan cuaca wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya pada pagi hari berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Belopa dan Palopo, dengan suhu udara 19-32°C, kelembapan udara 75–95 persen, dan angin terjadi dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan 10-35 km per jam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
