Terkini, Makassar – Rencana Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman untuk mengevaluasi tambang emas di Kabupaten Luwu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial.
Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel, Salman Al Farisi, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif gubernur.
“Saya menyambut baik langkah Pak Gubernur untuk mendorong evaluasi rencana proyek tambang emas di Luwu. Ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap isu keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial,” ujar Salman, Selasa (15/4).
Salman menyoroti sejumlah dampak yang ditimbulkan tambang berskala besar, termasuk kerusakan ekologis, degradasi tanah, hingga ketimpangan ekonomi dan sosial.
- Rayakan 40 Tahun Kebersamaan, SMADA 86 Juara Fashion Karnaval TSN II
- Kenaikan Biaya Umrah 2026 Seperti Tsunami: Harga Naik Drastis Jelang Keberangkatan Juli-Agustus
- BCA Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Nasabah, Imbau Waspada Modus Penipuan
- Paripurna Hak Angket DPRD Gowa Digelar Senin 25 Mei, Dukungan 40 Legislator Menguat
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
“Jika metode yang digunakan oleh perusahaan tidak sesuai, maka akan ada banyak kerusakan lingkungan, mulai dari kekurangan hutan hingga penurunan daya dukung tanah. Hal ini harus dievaluasi,” tegasnya.
Ia juga mendukung pernyataan Gubernur Andi Sudirman yang menekankan bahwa kekayaan alam Sulsel harus memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat lokal, bukan hanya kepada pemodal besar dari luar daerah.
“Apa yang terjadi di tambang emas Luwu ini tampaknya tidak sesuai dengan arahan gubernur,” tambah Salman.
Sebelumnya, dalam pernyataan kepada media, Gubernur Andi Sudirman mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak jangka panjang tambang tersebut.
Ia menyebut proyek itu berpotensi menciptakan kerusakan lingkungan serupa tambang Freeport di Papua.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
