Terkini.id, Makassar – Sebanyak 261 rumah rusak akibat angin puting beliung di Kota Makassar. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengklaim hal itu merupakan angin terkencang yang pernah terjadi di kota Daeng.
“Ini angin puting beliung terbesar yang saya ketahui, 261 rumah rusak,” kata Danny Pomanto, Jumat, 24 Desember 2021.
Di sisi lain, kendati ini salah satu musibah terbesar, Danny mengatakan tetap harus bersyukur lantaran tak ada korban jiwa.
“Kalau dilihat dari kecepatan angin, itu rawan sekali ada korban, tapi tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Ia mengatakan sejak awal memantau musibah tersebut. Ia mengatakan tak berselang lama setelah kejadian langsung menugaskan BPBD, camat, dan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan ke lokasi bencana.
- Semen Tonasa Salurkan Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung di Pulau Sarappo Lompo
- Angin Puting Beliung Terjang 6 Unit Rumah di Desa Tuju Bangkala Barat Jeneponto
- Angin Puting Beliung Hantam Puluhan Rumah di Pulau Kodingareng, Warga Butuh Bantuan
- Taufan Pawe Serahkan Bantuan Airlangga Hartarto ke Korban Angin Puting Beliung di Sinjai
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan 1,5 Ton Beras untuk Korban Angin Puting Beliung di Luwu
“Kami monitor terus pergerakan pemerintah kota membantu masyarakat. Kami memberikan bantuan perbaikan rumah supaya masyarakat bisa memperbaiki rumah sesegera mungkin,” ucapnya.
Dari bencana angin puting beliung tersebut, Danny mengatakan hal itu menjadi pelajaran ke depan untuk mengasah kemampuan mitigasi di tengah bencana.
“Jika ada angin kencang seperti ini cara mitigasi harus dilatih di Makassar termasuk cara-cara perlindungan karena sangat berbahaya angin, karena tidak pernah bisa diduga, kalau banjir masih ada waktu. Tsunami pun masih ada waktu,” urainya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
