Terkini.id, Makassar – Sebanyak 378 Kepala Sekolah SD dan SMP di Makassar diminta oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan membeli foto Wali Kota Makasssar dengan harga Rp250 ribu per pasang.
Selain foto, oknum tersebut juga meminta Kepala Sekolah membeli buku pelajaran.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makasssar Wahab Tahir mengatakan sudah mengantongi nama oknum tersebut.
Ia mengatakan akan segera memanggil Dinas Pendidikan mengenai hal tersebut. Wahab mengatakan bakal menggelar rapat dengar pendapat atas adanya laporan tersebut.
“Saya sudah kantongi nama-namanya siapa yang dilaporkan. Kita klarifikasi terlebih dahulu,” kata Wahab, Senin, 10 Mei 2021.
- Lewat SiAKSES, Proper Sekretariat DPRD Makassar Ubah Layanan Keuangan Jadi Serba Real-Time
- BAST Renovasi Ditandatangani, DPRD Makassar Segera Tempati Gedung di Kantor Lama
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
Pejabat ini, kata Wahab, meminta seluruh Kepala Sekolah agar membeli foto Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar ke salah satu vendor.
“Tak boleh kepada penjual yang lain,” kata Wahab.
Sementara, Anggota Komisi D DPRD Makassar Yeni Rahman meminta pemerintah kota mengevaluasi jajaran Dinas Pendidikan.
Yeni mengku geram setelah menerima laporan bahwa ada pejabat Disdik meminta Kepala Sekolah SD dan SMP membeli foto Wali Kota Makassar dengan harga Rp250 ribu per pasang.
“Tak boleh dibiarkan hal ini terjadi, sangat merusak citra pendidikan kita,” tuturnya.
Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan hal itu merupakan kerusakan mental di tubuh Dinas Pendidikan.
“Ini lah kerusakan mental. Orang cuma berbisnis. Kalau dengar kemarin saya di Hardiknas, itu saya kasih tahu Kepsek yang berbisnis, berpolitik, saya berhentikan. Jelas sekali,” kata Danny.
Sebab itu, Danny mengatakan foto tersebut tak harus diperjualbelikan. Terkait dengan foto tersebut, Danny mengatakan hal itu harus melalui pihak ketiga.
“Jangan oknum yang memperjualbelikan. Harus pihak ketiga, kecuali pihak ketiga seperti koperasi, silakan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
