Anies Disebut Akan Sulit Maju Pilpres 2024, Kecuali Terjadi Kecelakaan Politik

Terkini.id, Jakarta – Mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai bahwa Anies Baswedan akan sulit untuk bisa maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Bahkan, menurut Ferdinand, Anies Baswedan bisa maju hanya jika terjadi kecelakaan politik yang menaikkan namanya.

Ia mengatakan itu saat dimintai pendapat soal wacana bahwa Anies akan maju di Pilpres berpasangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: Boyband K-Pop BTS Akan Konser di JIS, PDIP: Terkesan untuk...

Ferdinand menilai Anies dan AHY memiliki peluang yang sangat kecil jika maju Pilpres 2024.

Ia menjelaskan bahwa apabila kedua orang ini maju bergandengan pada Pilpres mendatang, maka akan banyak hal-hal menganjal yang akan terjadi.

Baca Juga: Pengamat Sebut Irma Chaniago Layak Jadi Cawapres, Bakal Buat Pilpres...

“Sekarang saja, bila Anies ingin maju pilpres itu sangat sulit kecuali terjadinya kecelakaan politik yang membuat nama Anies Baswedan turut naik ke permukaan,” katanya pada Rabu, 15 September 2021, dilansir dari GenPI.co, 

Mantan pimpinan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) itu lantas memberi contoh kecelakaan politik yang ia maksud. 

Misalnya, Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto gagal mendapat dukungan dari kelompok nasionalis dan akhirnya kembali mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS), maka dia akan mengandeng Anies.

Baca Juga: Pengamat Sebut Irma Chaniago Layak Jadi Cawapres, Bakal Buat Pilpres...

“Itu hanya contoh pahit, sekali pun terjadi memang kecelakaan,” ungkap Ferdinand.

Ia menjelaskan bahwa saat politik berjalan normal, peluang Anies Baswedan sangat kecil untuk menjadi capres atau cawapres.

“Maka, peluang AHY-Anies itu sangat kecil kemungkinan terjadinya,” ujar Ferdinand.

Ia juga menilai bahwa meskipun ada yang mendukung Anies Baswedan, belum tentu masyarakat mau sumbang suara untuk AHY karena sosoknya adalah pendatang baru di dunia politik.

“Partai yang dia miliki hanya bisa mendukung suara sebanyak tujuh persen dan tak akan semudah itu mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Ferdinand.

Bagikan