Anies Gusur Warga Terkena Banjir ke Rusun, Warganet : Makanya Jangan Gengsi!

Anies Gusur Warga Terkena Banjir ke Rusun, Warganet : Makanya Jangan Gengsi!

EP
Sukma A
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Provinsi DKI Jakarta kembali dilanda banjir pada Jum’at, 19 Februari 2021 pukul 2 dini hari.

Banjir dikabarkan melanda Ibukota akibat tingginya curah hujan. Banjir sudah menerjang sebagian wilayah Jakarta bahkan dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Banjir di Jakarta terjadi karena banyaknya wilayah yang sebenarnya merupakan dataran rendah. Lahan seharusnya tidak jadi perumahan diuruk dan malah menjadi daerah rawan banjir.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dilansir dari suara.com pada Rabu, 17 Februari 2021.

“Kenapa masih ada banjir? Itu memang daerah yang daratannya sangat rendah, kenapa rendah? Banyak, di antaranya ada satu lokasi di perkampungan yang dulu lokasi itu digali tanahnya,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga

Riza juga mengatakan bahwa sebagian warga yang rumahnya terendam banjir akan mengungsi ke rumah susun (rusun) yang disediakan oleh pemerintah.

“Nanti ada program cara mengatasi, warga direlokasi, di sana dibangun rusun umpamanya supaya kalau banjir, warga bisa tetap tinggal di situ, di rusun. Di situ kalau banjir bisa jadi tempat penampungan,” jelasnya.

Mendengar keputusan ini, warganet banyak menanggapi hal ini dengan mengaitkannya dengan program Jokowi-Ahok ketika masih memimpin Jakarta dulu.

Pada kampanye pemilihan gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies sempat menjanjikan warga perihal takkan menggusur jika ada bencana banjir.

“Kita lakukan urban renewal, penataan ulang, bukan mengosongkan. Apalagi, tanpa melihat prosedur,” ujar Anies dalam debat kandidat cagub dan cawagub DKI Jakarta pada Jum’at, 13 Januari 2017, dikutip dari beritasatu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.