Anies Instruksikan Warga Tempel Stiker Waspada Kebakaran, Ferdinand: Pikirannya Seperti Anak TK

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean mengkritik kebijakan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta terkait gerakan warga cegah kebakaran.

Seperti ketahui, Anies Baswedan memberikan enam instruksi tentang gerakan warga cegah kebakaran yang tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 65 Tahun 2019.

Salah satu isi dari keenam instruksi tersebut adalah memasang stiker waspada kebakaran di rumah.

Baca Juga: Anies Baswedan Dituding ‘Mesra’ dengan Kelompok Radikal Imbas Bersyarat Reuni...

“Menempelkan stiker rumah waspada kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendataan,” demikian tertulis dalam infografis yang diunggah di akun Instagram @aniesbaswedan pada Rabu, 31 Maret 2021

Terkait hal itu, Ferdinand pun memberikan kritik pedas. Ia menyindir apakah stiker bisa mencegah kebakaran.

Baca Juga: Sebut Tak Pernah Lihat Cina Lawan Hukum Negara, FH: Khilafah...

Menurutnya, Anies seharusnya lebih fokus melakukan inovasi atau temuan terkait penyebab kebakaran.

“Bukannya melakukan renovasi atau perbaikan atas temuan potensi penyebab kebakaran, malah disuruh dipasang stiker. Memangnya stiker bisa mencegah kebakaran?” cuit @FerdinandHaean3 pada Kamis, 1 April 2021.

Ferdinand menganggap bahwa kebijakan Anies tersebut menunjukkan pemikirannya yang kekanak-kanakan.

Baca Juga: Sebut Tak Pernah Lihat Cina Lawan Hukum Negara, FH: Khilafah...

“Kok ada ya orang seperti ini jadi Gubernur di Ibukota negara besar? Pemikirannya seperti anak TK.

Sebagai catatan, dalam instruksinya, Anies juga mengajak warga melakukan hal lain selain memasang stiker.

Berikut ini instruksi lengkap yang diberikan oleh Anies Baswedan:

1. Melaksanakan pemeriksaan kelayakan sarana prasarana dilingkungan warga.

2. Melakukan sosialisasi serta melatih warga melakukan pencegahan dan pemadaman dini kebakaran.

3. Memastikan ketersediaan prasarana dan sarana pemadam dilingkungan rawan kebakaran.

4. Kader Dasawisma didampingi Personel Damkar dan pihak Kelurahan melakukan pemeriksaan dan pendataan rumah waspada kebakaran.

5. Menempelkan stiker rumah waspada kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendataan.

6. Warga yang tempat tinggalnya masuk kategori waspada kebakaran agar memiliki alat pemadam api ringan (APAR). 

Bagikan