Terkini.id, Makassar – Ratusan gelandangan dan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) di Kota Makassar akan mendapatkan bantuan sembako atau bansos dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Mukhtar Tahir mengaku, pihaknya telah melakukan pendataan setiap jelang lebaran. Jumlah anjal dan gepeng mengalami peningkatan di Kota Makassar.
Untuk itu, pihaknya telah melakukan pendataan. Hasilnya, ada sekitar 250 orang yang telah masuk dalam pendataan penerima bansos.
“Kalau data kita ada sekitar 250-an itu tonji saya lihat yang ada, mudah-mudahan tidak ada dari luar (Makassar). Karena ada PSBB,” kata dia di Posko Gugus Tugas Covid-19, Selasa,12 Mei 2020.
“Ini agar kebutuhan mereka bisa terpenuhi dan tidak lagi berada di jalan,” sambungnya kemudian.
- Hari Hemofilia Sedunia 2026, RSUP Wahidin Tekankan Deteksi Dini dan Akses Perawatan
- Ratusan Da'i Muda Muhammadiyah Sulsel Dikukuhkan, Siap Isi Ruang Dakwah
- RSUP Wahidin dan AMPHURI Sulampua Teken Kerja Sama Layanan Kesehatan Haji dan Umrah
- Refleksi Hari Kartini, Ketua TP PKK Bulukumba Nilai Perempuan Kian Berdaya
- Kanwil Kemenkum Sulsel Beri Catatan Strategis dalam Pembahasan RUU HPI di Makassar
Anjal dan gepeng menjadi target pemberian sembako, Mukhtar berharap dengan adanya bantuan tersebut sekaligus ajang sosialisasi kepada mereka untuk tidak berada di jalan.
Beberapa kelompok lain juga telah mendapat pembagian paket sembako dari Dinsos Makassar. Misalnya saja, Juru Parkir (Jukir), seniman, karyawan Tempat Hiburan Malam (THM), dan buruh.
Pembatasan sosial berskala besar tahap ke 2, kata Mukhtar, kebutuhan warga mesti terpenuhi selama mereka tinggal di rumah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
