Masuk

ANRI Adakan Studi Banding di Pusat Kajian Anti Korupsi Fakultas Hukum Unhas

Komentar

Terkini.id, Makassar – Pusat Kajian Anti Korupsi (PANKAS) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) menerima kunjungan studi banding dari Badan Arsip Nasional RI (ANRI). Kegiatan dilaksanakan di Ruangan Video Conference FH Unhas pada Senin, 26 September 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut delegasi dari ANRI yakni Dra. Retno Wulandari, M.Hum selaku Koordinator Kelompok Substansi Layanan Arsip Statis dan Pusat Studi Arsip, Dharwis Widya Utama Y, S.S. M.Si. selaku Subkoordinator Kelompok Substansi Pusat Studi Arsip Pemberantasan Korupsi, Kiki Ardyanti, A.Md. dan Listyani Dewi, A.Md yang merupakan Arsiparis Terampil ANRI.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi FH Unhas, Dr. Ratnawati, S.H., M.H. 

Baca Juga: Fakultas Hukum Unhas Gelar Diskusi Publik Hadirkan Dosen dari Stanford University

Dalam sambutannya, Dr. Ratnawati menuturkan bahwa FH Unhas sangat terbuka dengan kerja sama kemitraan yang sifatnya membangun. 

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari ANRI di FH Unhas ini. Harapan kami, dari hasil pertemuan ini akan terjalin kerja sama yang bisa saling menguntungkan satu dengan lainnya,” tuturnya.

Selain itu, Dr. Muh. Hasrul, S.H., M.H., M.A.P selaku Direktur PANKAS FH Unhas juga mengapresiasi kedatangan tim ANRI di FH Unhas.

Baca Juga: ALHI Gelar Seminar dan Kongres Nasional di Fakultas Hukum Unhas

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami (PANKAS) dengan adanya kunjungan dari ANRI. Kegiatan ini bisa menjadi titik awal terjalinnya kerja sama antara ANRI dan FH Unhas. Apalagi, PANKAS memiliki beberapa program yang tentunya mendukung pencegahan tindak pidana korupsi,” ucapnya.

Retno Wulandari menuturkan bahwa kunjungan ANRI tersebut bertujuan untuk menambah wawasan serta inovasi pada kelompok substansi Pusat Studi Arsip Pemberantasan Korupsi di Direktorat Layanan dan Pemanfaatan. 

“Kami hadir di FH Unhas selain untuk menyosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan kearsipan, kami juga ingin melihat seperti apa inovasi yang dilakukan oleh PANKAS FH Unhas. Dan ternyata kami melihat FH Unhas memiliki kemajuan yang sangat pesat dari segi inovasi,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Dr. Birkah Latif, S.H., M.H., LL.M selaku anggota divisi Riset PANKAS FH Unhas menuturkan bahwasanya kegiatan ini sangat potensial membuka peluang kerja sama antara FH Unhas dengan ANRI.

Baca Juga: Mengenal Kondisi Seks Non-Biner, yang Bikin Mahasiswa Unhas Dikeluarkan dari Ruangan

“Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan sinergitas kerja sama dalam  konteks pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu, arsip nasional juga memiliki peranan penting dalam menilik sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia yang mulai dilupakan oleh sebagian orang. Olehnya itu perlu sosialisasi yang berkesinambungan agar sejarah tersebut diketahui oleh masyarakat luas, salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah seminar atau wabinar tentang pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini beberapa anggota PANKAS FH Unhas dan Tim penelitian Anti Corruption Summit (ACS) KPK dalam hal ini Amaliyah, S.H., M.H., Fajlurrahman Jurdi, S.H., Dr. Andi Syahwiah A. Sapiddin, S.H., M.H., M. Aris Munandar, S.H., M.H., Dr. Hijrah Adhyanti Mirzana, S.H., M.H. dan Dr. Audyna Mayasari Muin, S.H., M.H.

Citizen Reporter : M. Aris Munandar