Terkini.id, Jakarta – Akademisi Cross Culture, Ali Syarief menyoroti persoalan Kadrun vs Cebong yang belakangan trend di media sosial.
Ali Syarief menyayangkan bila perpecahan antara kadrun melawan cebong ini dibiarkan menajam kian hari.
“Tawur trending topic antara Kadrun vs Kecebong dibiarkan menajam,” ujar Ali Syarief, dikutip terkini.id, Rabu, 8 Desember 2021.
Ia pun menduga, kelak jika Presiden Jokowi sudah tak lagi menjabat jadi Presiden, maka Indonesia akan menjadi rimba belantara yang saling membantai.
“Bila kelak Jokowi sdh tdk berkuasa lg, ind menjadi rimba belantara, saling membantai,” ucapnya.
Lebih lanjut, pegiat media sosial ini mengatakan bahwa tentu saja hal demikian bukanlah sistem demokrasi.
Ali Syarief pun merasa kasihan melihat Indonesia yang sudah terpuruk persoalan ekonomi malah dijadikan lebih terpuruk dengan pertikaian politik yang tak perlu.
“Ini bkn demokrasi. Kasihan Indonesia, saat ekonomi sdng terpuruk, diperburuk oleh pertikaian Residu Politik yg tdk perlu,” pungkasnya.
Atas pernyataan Ali Syarief, sontak saja banyak netizen turut membagikan komentar.
“Betul prof. Dan akibat dipeliharannya buzzer-buzzer pemerintah terkesan anti kritik. Mau kritik tajam rezimnya santuy tapi buzzernya menyalak, ketidakadilan dipertontonkan sedemikian rupa. Sehingga skrg rakyat banyak kecewa. Bisa jadi kelak akan terjadi arus perubahan besar-besaran!” ujar netizen.
“Justru mereka yg menang pemilu malah menciptakan buzzerp untuk mengawal, melawan yg tidak seide dengan junjungan mereka, mungkin karena untuk menutupi ketidakmampuan dan ugalannya dalam mengelola negara” tulis lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
