Terkini.id, Jakarta – Akademisi Cross Culture, Ali Syarief memberikan sentilan kepada aparat TNI-Polri yang saat ini terkesan sibuk mengurus reuni 212.
Ya, Ali Syarief meminta agar para aparat bisa berjaga di kawasan Papua yang sedang dihebohkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Hal itu disampaikan oleh Ali Syarief melalui akun media sosial Twitternya @alisyarief pada 5 Desember 2021.
“Para Komandan harus ngepos di Papua, nggak usah ngurusin reuni. Aman kok disini,” ujarnya, dikutip terkini.id.
Terlihat dalam cuitannya, banyak netizen yang juga turut memberikan pandangan di kolom komentar.
- Ali Syarief Ngaku Dapat WA dari Jenderal: Isinya, Revolusi Cara Perbaiki Kondisi Negara
- Istri Ferdy Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Ali Syarief: Istana Kaisar Sambo Mulai Terdengar!
- Singgung Citra Polri, Ali Syarief: Ferdy Sambo Monumen Kebiadaban Polisi
- 31 Anggota Terbukti Langgar Etik Kasus Brigadir J, Ali Syarief Sebut Ini Konspirasi Kriminal
- Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Ali Syarief: Kena Batunya si Penista Ulama
“Apa perlu dipancing baliho biar komandan darahnya mendidih terus pada datang ke Papua?,” ujar @Boedi***.
“Ah mending mah mr D latih aja anak SD baris berbaris di sekolah, daripada bicara agama terus yg bukan bidangnya n bikin gaduh,” komentar @Miar***.
“Reuni 212 aman karena gak ada yg bersenjata,tapi yg jaga pake senjata,. coba klo menjaga dan mengamankan yg bersenjata yg jelas jelas sdh menghilangkan 13 nyawa anggota,. Reuni 212 gak ada tuch yg kehilangan nyawa,” ujar @Tandan***.
Tak hanya menyentil aparat, Ali Syarief juga menyentil para buzzer yang hobinya memusuhi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“BuzzerRps, Cs. musuhnya hanya Anies Baswedan. Mereka tak mau menyoal soal lain. Mana pedulinya kepada Prajurit kita, yg tewas ditembak KKB,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
