Arab Saudi Perkenalkan Destinasi Wisata ‘Pantai Bikini’ di Dekat Jeddah

Arab Saudi Perkenalkan Destinasi Wisata ‘Pantai Bikini’ di Dekat Jeddah

Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Arab Saudi yang dikenal konservatif kini semakin terbuka. Baru saja, daerah ini memperkenalkan sebuah pantai bikini, Pure Beach.

Di pantai ini, pengunjung diperbolehkan mengenakan pakaian renang biasa bahkan bikini.

Pantai itu merupakan bagian dari Lagoon Preserve, King Abdullah Economic City (KAEC). Pantai ini terletak sekitar 125 km arah utara Jeddah.

Di sini, warga Arab dan turis asing bisa bebas mendengarkan musik, berdansa dengan harga tiket sebesar 300 riyal Saudi atau sekitar Rp 1,1 juta per orang. Tidak ada pemisahan berdasarkan jenis kelamin. Pria dan wanita pun bisa bebas bergandengan di pantai yang memiliki tulisan “Arab Saudi” dalam bahasa Inggris jika dilihat dari atas itu.

Bagi Asma, warga Arab Saudi, menghabiskan hari bersama kekasihnya di pantai-pantai di Arab Saudi tidak pernah terpikirkan. Tetapi kini, perempuan 32 tahun tersebut bisa berdansa dengan pasangannya di atas pasir putih di tepi Laut Merah dengan iringan musik dari pengeras suara.

Baca Juga

“Saya senang sekarang bisa ke pantai terdekat untuk menikmati waktu saya,” kata Asma dilansir dari Detikcom.

“Ini adalah simbol kebahagiaan, ini adalah impian kami untuk datang ke sini dan menghabiskan akhir pekan yang indah,” sambungnya.

Selain bisa datang bersama kekasih dan memasang musik dengan pelantang suara, kini turis perempuan juga dibolehkan memakai bikini di kawasan pantai.

Di banyak negara, praktik ini bukan pemandangan yang aneh, tetapi berbeda untuk Arab Saudi.

Seperti yang diketahui, bahwa musik dilarang di tempat umum hingga tahun 2017. Perempuan-perempuan memang bisa ke pantai, tetapi areanya dipisahkan dengan para pria. Bahkan, perempuan dilarang mengemudi hingga 2018.

“Saya dibesarkan di sini, dan beberapa tahun yang lalu kami bahkan tidak diizinkan untuk mendengarkan musik, jadi ini seperti surga,” kata Hadeel Omar dari Mesir.

Bilal Saudi, kepala acara di King Abdullah Economic City, mengatakan pantai itu menargetkan pengunjung lokal dan turis asing.

“Saya merasa bahwa saya tidak lagi harus bepergian (ke luar negeri) untuk bersenang-senang, karena semuanya ada di sini,” kata Dima, seorang pengusaha muda Saudi, sambil bergoyang mengikuti musik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.