Terkini.id – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Ridwan Wittiri (ARW) menegaskan tidak berminat jadi Wakil Gubernur (Wagub) mendampingi Andi Sudirman Sulaiman.
Hal itu disampaikan ARW ketika menerima kunjungan pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, di Sekretariat DPD PDIP Sulsel, Jalan Bawakaraeng Kota Makassar, Selasa 27 April 2021.
Wacana calon pendamping Andi Sudirman Sulaiman yang saat ini menjabat Plt Gubernur Sulsel muncul pasca Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap oleh KPK.
Meskipun sejauh ini, belum ada putusan inkrah dari pengadilan terkait kasus yang menjerat Nurdin Abdullah.
“Kalau pak gubernur tidak bersalah kita doakan agar segera kembali, tapi kalau memang beliau terbukti, ya kita legowo dan harus menyiapkan wakil gubernur,” ungkap ARW.
- Hari Jadi Bone ke-696, Wakil Gubernur Sulsel Tekankan Kolaborasi dan Infrastruktur Prioritas
- Wakil Gubernur Sulsel Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas dan Go Market
- Dikukuhkan sebagai Bunda Yatim, Wakil Gubernur Sulsel Serukan Harapan Baru
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat Nilai Ada Progres Nyata di Ekonomi dan Layanan Publik
- Hadiri Perayaan Imlek 2026 di Makassar, Wakil Gubernur Sulsel Ajak Perkuat Harmoni dan Kebersamaan
Terkait calon pendamping Andi Sudirman, ARW yang juga Anggota DPR RI ini menegaskan tidak berminat. Baginya menjadi wakil gubernur sama saja turun kasta.
“Saya menyampaikan ini dihadapan pengurus PKS bahwa saya tidak ikut wacana calon wakil gubernur. Kenapa sedikit sombong saya kebetulan di DPR RI, kalau saja jadi wagub turun kita punya kelas,” tegasnya.
Untuk calon wakil gubernur, ARW mempersilahkan partai pengusung yaitu, PDIP, PKS dan PAN untuk berembuk.
“PDIP, PKS dan PAN silahkan berembuk siapapun yang jadi itulah yang menjadi pilihan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid mengungkapkan, untuk calon pendamping Andi Sudirman, PKS Sulsel menyiapkan sejumlah kader antara lain, Sri Rahmi, Muzayyin Arif dan Ariyadi Arsal.
“Wakil gubernur harus terisi dan harus lahir dari partai koalisi. Nanti komunikasinya dibangun melalui masing-masing fraksi,” kata Amri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
