Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Teman Ganjar (Tegar) Rinto Wardana angkat bicara mengenai persoalan yang menyinggung imbauan PDIP akan melayangkan sanksi kepada kader yang membicarakan Capres 2024.
Rinto Wardana mengatakan bahwa himbauan yang dikeluarkan oleh PDIP adalah hal yang wajar. Menurut Rinto, hal tersebut menjadi kewenangan penuh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Kami tidak ada masalah dengan imbauan itu dan mengapresiasi langkah yang diambil Bu Mega,” jelas Rinto mengutip pemberitaan GenPI.co, Selasa, 9 November 2021.
Kendati demikian, Rinto menjelaskan bahwa pihaknya pun berhak menentukan sikap untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon pemimpin Indonesia.
Sebab, hal tesebut dianggap Rinto bahwa PDIP tidak bisa berkutik untuk mengecam sukarelawan Ganjar Pranowo.
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
- Harrie Sabrang dan Andreas Harjono Muncul dalam Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Ujung Pandang
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- Konferda dan Konfercab VI PDIP Sulsel Rampung, Struktur Kepengurusan DPD dan 24 DPC Resmi Ditetapkan
- ARW Kembali Jabat Ketua DPD PDIP Sulsel, Mesakh Sekretaris dan Risfayanti Bendahara
“Hak kami diatur dalam Undang-undang. Jadi, sekali pun partai politik (PDIP), tidak bisa mendekati kami,” tegasnya.
Bukan hanya itu, Rinto juga menegaskan bahwa Ganjar Pranowo akan terus didukung program politiknya.
Lebih lanjut, dia beranggapan bahwa PDIP harusnya bersyukur karena Ganjar Pranowo masih menjalani tugas sebagai kader.
“Sebagai gubernur dan kader PDIP, Pak Ganjar tidak pernah lari. Beliau bahkan tunduk terhadap keputusan partai,” ujarnya.
“Jadi, itu yang harus menjadi penilaian PDIP terhadap sosok Ganjar Pranowo,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
