Terkini.id, Jakarta – Gejolak perpolitikan berawal dari adanya gerakan penolakan terhadap RUU KUHP dan RUU KPK, yang terjadi dan dilakukan pergerakan mahasiswa di beberapa daerah.
Unjuk rasa tersebut berdampak menurunnya penjualan di pasar tradisional dan menghambat perekonomian, dibuktikan dengan penurunan IHSG yang terjadi semenjak aksi demo mahasiswa terjadi.
Banyak investor-investor yang menarik dana secara besar akibat dari gejolak perpolitikan yang disebabkan aksi demo, laju perekonomian yang melambat menjadi permasalahan bagi perekonomian pedagang di pasar, pedagang banyak mengeluh karena keadaan yang tidak stabil, mahasiswa diharapkan jangan hanya aksi demo, tapi memberi kontribusi dan solusi bagi negara.
“Pedagang banyak mengeluh menurunnya penjualan pedagang dan pasar bisa jadi sepi, pedagang tentunya tidak terima adanya aksi demo terus terjadi,” tegas Asep Jovi, Sekjend Komite Pedagang Pasar (KPP) dari Gedung Senayan Jakarta, Jumat, 27 September 2019.
Seluruh pedagang mengharapkan adanya kestabilan politik, sosial dan ekonomi, agar pedagang bisa terus berjualan dengan penghasilan yang meningkat, karena kalau ada aksi demo dimana-mana akan terganggu dan berdampak menurunnya penjualan, bisa tidak stabil harga harga.
- Pimpinan Baru FK Unhas Periode 2026--2030 Resmi Terima Amanah
- TKN Pembina Kabupaten Jeneponto Gelar Pentas Seni dan Pelepasan, Siapkan Langkah ke Jenjang Sekolah Dasar
- Wali Kota Makassar Sambut Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Tawarkan Penanaman Pohon Bersama BPS
- Wali Kota Makassar Lepas 2.000 Peserta Kirab Muharram 1448 H, Serukan Persatuan Umat
- Trafik Penumpang Melesat 10,2 Persen, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Operasional Positif hingga Mei 2026
“Adanya aksi demo yang dilakukan mahasiswa atau dari manapun, diharapkan tidak lama waktunya, jangan sampai melebar lebih luas, karena aksi ini akan mengganggu kondisi kestabilan negara, apalagi sampai membuat ricuh dan kekacauan dimana-mana,” ujar Asep.
Selanjutnya, Asep menandaskan akan banyak pihak yang dirugikan, terutama pedagang susah cari duit, masyarakat pada cemas mau datang ke pasar.
“Kami harapkan mahasiswa jangan hanya menuntut tapi juga harus mampu memberikan solusi atas permasalahan yang ada, kasihan pedagang di pasar kalau keamanan terganggu, harga-harga bisa melambung tinggi, penjualan dan penghasilan pedagang bisa menurun, banyak penderitaan yang dirasakan rakyat akibat aksi demo,” ujarnya.
“Mari mengawal pemerintahan dan legislatif dengan cara yang bijak, tanpa harus ada anarkisme, tolong sudahi aksi demo atau pedagang akan bergerak jika masih berlanjut aksi demo,” pungkas Asep.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
