Terkini.id, Jakarta – Aksi unjuk rasa dilakukan elemen buruh di Gedung DPR RI pada Rabu 2 Oktober 2019. Dalam demo tersebut, massa buruh meminta untuk bertemu dengan 5 pimpinan DPR yang baru saja dilantik.
Namun, ada pemandangan menarik yang terlihat di sekitar lokasi setelah unjuk rasa itu berlangsung. Pemandangan tersebut yakni sebuah boneka pocong yang merupakan atribut massa aksi, belum dibersihkan oleh petugas.
Dilansir dari Detik, Rabu, 2 Oktober 2019, boneka tersebut masih terpajang di beton jalan di belakang lahan bekas Taman Ria Senayan, Jakarta Pusat.
Boneka itu pun tampak mencolok dengan balutan kain putih. Boneka pocong ini diberi goresan cat merah menyerupai bercak darah.
Ada sejumlah tulisan berupa protes di badan boneka pocong ini diantaranya, ‘Matinya Reformasi’, ‘Pinokio Mati’, hingga ‘Tolak Revisi UU 13 2003’.
- Mengapa Demo Besar-Besaran Terjadi di Seluruh Indonesia Hari Ini?
- Minta Mahfud MD Ungkap Oknum Transaksi Bawah Meja, Sahroni: Langsung Aja, Agar Tidak Jadi Fitnah
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- Golkar Sulsel Target 7 Kursi DPR, 20 Kursi DPRD Provinsi di Pemilu 2024
- Putusan PN Jakpus Tidak Mengikat, DPR: KPU Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilu 2024
Sementara itu di Jalan Gatot Subroto menuju gedung DPR, terlihat petugas kebersihan Pemkot DKI Jakarta sedang melakukan pembersihan jalan dan atribut massa aksi.
Dengan menggunakan sejumlah peralatan seperti sapu, pasukan oranye ini membersihkan sampah-sampah sisa massa aksi.
“Kami membersihkan sekitar wilayah Jalan Gatot Subroto ini. Tenaga kerjanya kurang lebih 30 orang,” kata Koordinator Lapangan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Jaenil, seperti dilansir dari Detik, Selasa, 2 Oktober 2019.
Boneka pocong yang terpajang di pinggir jalan itu kemudian diturunkan oleh pasukan oranye dan dimasukkan ke dalam truk sampah.
Ada 2 unit truk sampah yang diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan sampah dan atribut sisa-sisa demonstrasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
