4. Mengembangkan Kebiasaan Positif
Membentuk kebiasaan berkendara yang aman, seperti memeriksa kendaraan sebelum digunakan, menjaga jarak aman, dan menghindari perilaku berkendara yang berbahaya.
5. Memupuk Kepedulian Sosial
Mendorong siswa untuk menjadi duta keselamatan berkendara di lingkungan mereka, sehingga mereka bisa memberi pengaruh positif bagi teman-teman dan keluarga.
“Program ini biasanya dikemas secara menarik melalui simulasi, pelatihan praktik, dan penyuluhan teori agar mudah dipahami dan diterapkan oleh siswa SMP,” ujar Habib.

- Prakiraan Cuaca 18 Mei 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sulsel
- Semifinal AAS Cup II 2026 Digelar Hari Ini, Alumni Unhas Berebut Tiket Final
- Haji Mabrur Tak Hanya Ritual, Tetapi Juga Kepedulian Sosial
- Semarak Pasar Murah di Lokasi TMMD, Warga Arungkeke Palantikang Bersyukur Kebutuhan Pangan Terjangkau
- Momen Mengharukan, 16 Tahun Menanti, Syifa Akhirnya Dipeluk Sang Ibu
Lebih lanjut, Habib menyampaikan sejumlah harapan dari pihaknya terkait program safety riding Honda bagi siswa SMP tersebut, diantaranya:
1. Menciptakan Generasi Pengendara yang Berbudaya Keselamatan
Membentuk generasi muda yang menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari di jalan raya.
2. Mengurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara, diharapkan jumlah kecelakaan yang melibatkan remaja dapat berkurang secara signifikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
